Saham Bakrie & Brothers Diburu, IHSG Naik 5,653 Poin
Selasa, 12 Jul 2005 16:33 WIB
Jakarta - IHSG pada perdagangan Selasa (12/7/2005) kembali menguat 5,653 poin ke level 1.129,115. Saham Bakrie & Brothers mencatat nilai perdagangan terbesar karena investor banyak yang melakukan spekulasi beli beli pasca selesainya right issue. Kenaikan indeks juga dipengaruh oleh faktor turunnya harga minyak dunia ke level US$ 58 per barel dan mulai stabilnya nilai tukar rupiah.Indeks LQ 45 naik 1,702 poin pada level 248,946, JII naik 1,095 poin pada level 189,816, MBX naik 1,910 poin pada level 303,603 dan DBX turun 0,391 poin pada level 249,316.Perdagangan di pasar reguler berlangsung ramai dengan transaksi yang terjadi sebanyak 13.299 kalo pada volume 3.786.998 lot saham senilai Rp 909,993 miliar. Sebanyak 64 saham naik, 52 saham turun dan 247 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 300 menjadi Rp 12.950, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 50 menjadi Rp 3.600, Bank Lippo (LPBN) naik Rp 40 menjadi Rp 1.360, Telkom (TLKM) naik Rp 25 menjadi Rp 5.000, Bakrie and Brothers (BNBR) naik Rp 10 menjadi Rp 145.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Dankos Laboratories (DNKF) turun Rp 50 menjadi Rp 1.140, Medco (MEDC) turun Rp 50 menjadi Rp 3.750, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 25 menjadi Rp 4.025, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 25 menjadi Rp 4.125, BCA (BBCA) turun Rp 25 menjadi Rp 3.500.
(qom/)











































