Morgan Stanley memperkirakan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah bisa menyentuh level Rp 13.300 pada kuartal II-2019, bahkan bisa menyentuh level Rp 13.100 di kuartal IV-2019 dan sebelumnya di level Rp 13.200 di kuartal III-2019.
Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah mulai melemah pada kuartal III-2018 di level Rp 13.800 dari saat ini di level Rp 14.030.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai tukar dolar AS terhadap yen Jepang juga diperkirakan mengalami pelemahan mulai dari kuartal III-2018 di level 104 yen, kemudian di kuartal IV-2018 di level Rp 101, pada kuartal I-2019 di level 98, dan di kuartal II-2019 di level 96.
Dalam riset yang dilakukan Morgan Stanley juga dijelaskan, melebarnya defisit neraca perdagangan AS berdampak positif ke ekonomi dan memberikan imbal hasil yang lebih tinggi pada aset dan investasi dengan denominasi dolar AS.
AS dirasa perlu memberikan insentif aliran modal asing salah satunya dengan tingkat bunga yang lebih tinggi.
Selain itu, kondisi demografi Jepang yang didominasi penduduk usia tua membuat beban negara lebih besar membiayai hari tua warganya. Sementara itu, tren ekspansi neraca bank sentral global mulai berbalik arah, memperketat likuiditas dan membebani valuasi aset yang bersamaan dengan Jepang mengurangi tabungan bersihnya.
Foto: Dok. Morgan Stanley |












































Foto: Dok. Morgan Stanley