Jamsostek Targetkan Investasi Saham Baru Lebih Rp 4 T

Jamsostek Targetkan Investasi Saham Baru Lebih Rp 4 T

- detikFinance
Jumat, 15 Jul 2005 14:08 WIB
Jakarta - PT Jamsostek (persero) akan menambah investasi saham tahun 2005 hingga lebih dari Rp 4 triliun. Jumlah investasi saham baru hingga saat ini baru mencapai Rp 3 triliun. "Investasi saham akan terus kita tambah sampai Rp 4 triliun lebih, terutama untuk saham-saham LQ 45," kata Dirut Jamsostek Iwan P. Pontjowinoto di Kantor Meneg BUMN, Jalan DR Wahidin, Jakarta, Jumat (15/7/2005).Untuk investasi saham itu, Jamsostek akan melakukan pembelian saham secara selektif terutama yang memiliki fundamental yang bagus. Iwan juga mengakui saat ini ada beberapa saham dalam portofolio Jamsostek mengalami penurunan nilai. Untuk mengatasi penurunan investasi, Jamsostek belum akan melepas saham itu, namun menunggu sampai emiten tersebut kinerjanya membaik. "Jadi untuk sekarang belum ada rencana menjual saham-saham yang performanya turun. Kita tunggu dulu," katanya.Jamosostek Implementasikan NIPJamsostek hari ini menandatangani kerjasama dengan enam bank BUMN dan bank swasta serta Asuransi Kesehatan Indonesia (Askes) untuk penerapan Nomor Identifikasi Bersama (NIB). Keenam bank tersebut adalah Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Bukopin, Bank Muamalat dan Bank Syariah Mandiri. Menurut Iwan, dengan ditandatanganinya kerjasama ini, nantinya seseorang hanya akan memiliki satu NIB seumur hidupnya. NIB itu juga bersifat unik tanpa ada kesamaan atau duplikasi dengan NIB orang lain dan tidak pernah berubah karena berlaku seumur hidup. NIB adalah sederetan angka yang terbentuk dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus tertentu yang inputnya tidak terbatas pada nama lengkap sesuai akte lahir, tanggal lahir dan tempat lahir seseorang. NIB nantinya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan buku rekening, tabungan, kartu ATM dan kartu kredit. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads