Follow detikFinance
Jumat, 25 Mei 2018 19:47 WIB

Bayar Utang, Pelindo IV Terbitkan Obligasi Senilai Rp 3 T

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Wilpret Siagian Foto: Wilpret Siagian
Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) melakukan penawaran umum obligasi I Pelindo IV Tahun 2018 dengan target dana yang akan dihimpun sebanyak-banyaknya sebesar Rp 3 triliun.

Melansir keterangan resmi perusahaan, obligasi tersebut akan diterbitkan pada semester I tahun ini yang akan dibagi dalam 3 tenor. Di antaranya seri A berjangka waktu 5 tahun dengan tingkat kupon sebesar 7,75%-8,5%.

Lalu seri B berjangka waktu 7 tahun kupon bunganya berkisar 8,5-9,35%. Terakhir seri C dengan tenor 10 tahun ditawarkan dengan kupon bunga 8,75%-9,75%. Obligasi ini akan memiliki bunga tetap dan bunga dibayarkan setiap triwulan dengan basis 30/360.

Obligasi seri A akan jatuh tempo pada tanggal 4 Juli 2023, obligasi seri B akan jatuh tempo pada tanggal 4 Juli 2025 sedangkan untuk obligasi seri C akan jatuh tempo pada tanggal 4 Juli 2028.

Obligasi I Pelindo IV Tahun 2018 ini telah memperoleh hasil pemeringkatan idAA (Double A) dari PT Pemeringkatan Efek Indonesia (Pefindo).

Doso Agung selaku Direktur Utama Perseroan mengungkapkan, dana hasil Penawaran Umum Obligasi setelah dikurangi biaya-biaya Emisi, sekitar 59% akan digunakan untuk refinancing pokok pinjaman PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.


Lalu sekitar 33% akan digunakan untuk pembiayaan program-program investasi PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), yaitu lanjutan pembangunan infrastruktur dan suprastruktur Makssasar New Port (MNP).

Sisanya, 8% digunakan untuk pembelian alat fasilitas pelabuhan di Terminal Petikemas Bitung, Kendari New Port dan Cabang Pantoloan.

"Perseroan sebagai salah satu operator pelabuhan terbesar di Indonesia memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan dengan kompetitor baik dalam aspek bisnis, aspek operasional, aspek SDM dan Tanggung Jawab Sosial sebagai contoh dalam aspek bisnis, perseroan memiliki wilayah kerja yang luas dengan banyak potensi untuk pengelolaan sumber daya alam dan menciptakan konektifitas yang mendukung kegiatan direct call," kata Doso Agung.


Rencananya masa penawaran awal (bookbuilding) obligasi ini akan dilakukan pada tanggal 22 Mei-5 Juni 2018, sedangkan masa penawaran umum akan dilaksanakan pada tanggal 28-29 Juni 2018. Pencataaan obligasi di bursa efek Indonesia diperkirakan pada 5 Juli 2018.

Bertindak sebagai Joint Lead Underwriter adalah PT. Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT BNI Sekuritas dan PT CGS-Sekuritas Indonesia. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed