Nilai tukar dolar rupiah stagnan terhadap dolar AS. Dolar AS berada di ke levelRp 13.860. Kemarin, dolar sempat menembus Rp 13.865.
Pada pra pembukaan IHSG naik 16,551 poin (0,28%) ke 6.031,370. Indeks LQ45 naik 4,174 poin (0,43%) ke 966,349.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pukul 09.05 JATS, IHSG menguat 15,747 poin (0,26%) ke 6.030,566. Indeks LQ45 naik 2,277 poin (0,24%) ke 964,452.
Jeda siang perdagangan siang ini IHSG masih menguat. IHSG naik 49,703 poin (0,83%) ke 6.064,522. Indeks LQ45 naik 6,471 poin (0,67%) ke 968,646.
Posisi tertinggi yang dicatatkan IHSG siang ini berada di 6.074,218 dan terendah di 6.025,557. Perdagangan saham terpantau ramai dengan frekuensi perdagangan saham mencapai 259.726 kali transaksi sebanyak 6 miliar lembar saham senilai Rp 4,7 triliun.
Sembilan sektor saham mengalami penguatan dan berhasil membawa IHSG ke zona hijau. Saham sektor industri dasar naik paling tinggi mencapai 3,22%. Sebanyak 185 saham menguat, 160 saham melemah dan 127 stagnan. Investor asing mencatat beli bersih seebesar Rp 193,72 miliar.
Sementara itu, Bursa Eropa dan Amerika ditutup naik seiring pembicaraan kebijakan perdagangan Amerika-China. Dow Jones naik 0.7% ditutup pada level 24,813.7 didukung saham sektor teknologi. Nasdaq mendekati rekor tertinggi sebelumnya didukung saham Apple, Amazon, dan Microsoft.
Mayoritas bursa saham asia bergerak positif. Berikut pergerakan Bursa Asia siang ini:
- Indeks saham Nikkei naik 29,11 (0,13%) ke level 22.504,180.
- Indeks komposit Shanghai menguat 10,880 poin (0,35%) ke 3.101,400
- Indeks Strait Times naik 15,200 poin (0,44%) ke 3.482,570
- Indeks Hang Seng bertambah 34,660 ppoin (0,12%) ke 31.030,900.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Supreme Cable (SCCO) turun Rp 400 ke Rp 9.600, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 300 ke Rp 22.625, Asuransi Ramayana (ASRM) turun Rp 270 ke Rp 2.110 dan Pelat Timah (NIKL) turun Rp 260 ke Rp 4.440. (dna/zlf)











































