Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 11 Jun 2018 16:32 WIB

Pengusaha: Kita Harap Dolar AS Stabil

Zulfi Suhendra - detikFinance
Dolar AS/Foto: Selfie Miftahul Jannah Dolar AS/Foto: Selfie Miftahul Jannah
Jakarta - Kalangan pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) meminta Bank Indonesia (BI) terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Demi rencana bisnis yang matang, HIPMI berharap rupiah bisa terus menguat.

Ketua HIPMI Bahlil Lahadalia mengapresiasi kebijakan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mampu menstabilkan nilai rupiah dalam beberapa waktu belakangan ini. Diharapkan penguatan itu bisa terus dijaga agar tercipta kestabilan ekonomi.

"Saya mengapresiasi kebijakan-kebijakan BI selama tiga pekan ini walaupun hasil bagus itu belum bisa diukur. Tetapi yang penting adalah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sudah semakin membaik dibanding sebelumnya. Harapan kita angka Rp 13.800 ini bisa bertahan walaupun bisa turun lagi akan jauh lebih baik," ujar Bahlil dalam keterangannya di Jakarta, Senin (11/6/2018).


Bahlil juga menilai, hal itu tak terlepas dari kebijakan yang diambil yaitu menaikkan suku bunga acuan, 7 Days Repo Rate.

"Untuk sementara kebijakan BI menaikkan suku bunga cukup baik untuk menahan nilai tukar rupiah. Saya pikir langkah itu efektif," ucapnya.

Ia berharap respon positif ini memberi pertanda bahwa kebijakan-kebijakan yang baik kemudian memunculkan iklim investasi positif dan dapat dipertahankan. Pertumbuhan ekonomi diharapkan dapat mencapai target yang direncanakan.

Senada dengan Bahlil, Ketua Anggota Komisi XI DPR Maruarar Sirait mengatakan kebijakan yang diambil Perry Warjiyo diterima positif oleh pasar. Alhasil, rupiah meninggalkan level Rp 14.000 beberapa waktu kemarin.



Saya cek dari pelaku pasar, misalnya industri Perbankan semua memberikan respon yang positif," katanya.

Seperti diketahui, hari ini dolar AS berada di level Rp 13.925. Dolar menguat bila dibandingkan dengan pekan lalu yang berada di kisaran Rp 13.865, namun masih jauh lebih baik dibanding level-level sebelumnya yang tembus lebih dari Rp 14.000. (zlf/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed