Sementara nilai tukar dolar terhadap rupiah pada hari ini masih berada di level Rp 14.000. Dolar AS dihargai Rp 14.150, akhir pekan lalu dolar AS berada di level Rp 14.100.
Pada pra pembukaan, IHSG naik 28,501 poin (0,49%) ke 5.850,314. Indeks LQ45 juga menguat 7,195 poin (0,79%) ke 916,373.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih positif 28,089 poin (0,48%) ke 5.849,902. Indeks LQ45 naik 5,716 poin (0,63%) ke 914,894.
Jeda perdagangan siang ini, IHSG bergerak melemah. IHSG turun 7,282 poin (0,13%) ke 5.814,531. Indeks LQ45 melemah 1,323 poin (0,15%) ke 907,855.
IHSG berhasil kembali menguat pada penutupan perdagangan sore ini. IHSG naik 37,270 poin (0,64%) ke 5.859,083. Indeks LQ45 menguat 9,617 poin (1,06%) ke 918,795.
Perdagangan saham terpantau moderat dengan frekuensi perdagangan saham sebanyak 408.629 kali transaksi sebanyak 9,1 miliar lembar saham senilai Rp 7,5 triliun.
Penguatan IHSG sore ini dipicu menanjaknya 6 sektor saham. Saham sektor konsumsi naik paling signifikan sore ini mencapai 2,94%. Sebanyak 170 saham menguat, 232 saham melemah dan 110 saham stagnan.
Asing masih mencatat jual bersih sebesar Rp 815,38 miliar.
Sementara itu, indeks utama bursa AS ditutup mixed dengan mayoritas berada dalam teritori positif pada perdagangan akhir pekan kemarin (22/06).
Indeks Dow Jones berakhir menguat sebesar 0.49% ke level 24.580 dan S&P naik 0.19% ke level 2754. Sedangkan Nasdaq melanjutkan penurunannya sebesar 0.26% ke level 7692.
Penguatan pada mayoritas indeks terjadi seiring dengan adanya kenaikan saham McDonald's Corp dan UnitedHealth Group Inc yang cukup signifikan.
Bursa regional justru bergerak negatif. Berikut pergerakan bursa Asia sore ini:
- Indeks saham Nikkei berkurang 178,680 poin (0,79%) ke 22.338,150.
- Indeks komposit Shanghai turun 30,420 poin (1,05%) ke 2.859,340.
- Indeks Strait Times turun 26,560 poin (0,81%) ke 3.260,840.
- Indeks Hang Seng turun 377,309 poin (1,29%) ke 28.961,391.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 800 ke Rp 22.875, Indo Rama (INDR) turun Rp 400 ke Rp 9.200, Pabrik Kertas Tjiwi (TKIM) turun Rp 350 ke Rp 17.650 dan Anabatic (ATIC) turun R 300 ke Rp 910.
Saksikan juga pernyataan 'Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini Diharapkan Capai 5,4%'
(dna/zlf)











































