Indeks Harga Saham Gabungan Berpotensi Naik
Senin, 25 Jul 2005 10:07 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di lantai bursa Jakarta awal pekan Senin (25/7/2005) ini diprediksi bisa menguat kembali sebagaimana pada perdagangan pekan lalu. Saham-saham lapis kedua dimungkinkan jadi motor kenaikan IHSG.Langkah otoritas Cina mengubah pegged mata uangnya sebesar 2,1 persen menjadi 8,11 per dolar AS dari sebelumnya 8,3 per dolar AS memberi sentimen positif ke pasar saham hari ini. Selain itu, kembali turunnya harga minyak dunia ke level di bawah US$ 60 per barel, stabilnya suku bunga SBI dan kurs tukar rupiah terhadap dolar AS, mendorong pemodal kembali memborong saham-saham di bursa Jakarta.Pemodal di lantai bursa Jakarta pada Jumat (22/7/2005) lalu kembali aktif melakukan transaksi jual-beli saham sehingga berhasil mendorong indeks BEJ sesi II di atas level 1.170 di posisi 1.172,244 atau menguat 14,730 poin atau 1,273 persen.Pemodal asing pekan lalu melakukan transaksi beli saham senilai Rp 557,515 miliar. Sedangkan transaksi jual sebesar Rp 435,227 miliar, sehingga terjadi net buying sebesar Rp 122,288 miliar, turun dibandingkan posisi Kamis (21/7/2005) yang mencapai Rp 331,394 miliar.
(san/)











































