Buy Back Obligasi, Antam Hemat Dana Hingga US$ 800 Ribu
Selasa, 26 Jul 2005 16:05 WIB
Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sudah berhasil menghemat dana untuk pembayaran bunga obligasi hingga US$ 800 ribu dari program pembelian kembali alias buy back obligasi yang dilakukan perseroan. Demikian disampaikan Direktur Keuangan Antam Kurniadi Atmosasmito di sela-sela acara penghargaan perusahaan terbaik versi Majalah Finance Asia di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (26/7/2005).Kurniadi menjelaskan, total buy back obligasi yang sudah dilakukan perseroan mencapai US$ 10-11 juta. Obligasi ini total mencapai US$ 200 juta yang akan jatuh tempo pada tahun 2010. Pada tahun 2004, obligasi yang sudah dibeli kembali mencapai US$ 5 juta dengan harga pembelian 94 persen. Sedangkan pada tahun ini, obligasi yang sudah dibeli sekitar US$ 5-6 juta, dengan harga pembelian 100,5 persen. "Buy back obligasi akan terus kita lakukan dan tidak ada target, karena untuk buy back ini, banyak pemegang obligasi yang tidak mau menjualnya," kata Kurniadi.Menurutnya, setiap US$ 5 juta buy back obligasi akan menghasilkan penghematan bunga hingga US$ 400 ribu. Dengan demikian, total buy back obligasi sebesar US$ 10 juta akan mampu menghemat pembayaran bunga hingga US$ 800 ribu.Mengenai pembelian saham milik pemerintah di PT Freeport sekitar 9 persen, Kurniadi mengatakan, saat ini masih dalam tahap penunjukan penasihat keuangan. Menurutnya, ada sekitar lima perusahaan keuangan yang masuk nominasi untuk menjadi penasihat keuangan. "Nanti kita akan pilih satu saja. Terserah asing atau lokal, yang penting cocok," katanya.
(qom/)











































