Follow detikFinance
Rabu, 11 Jul 2018 16:07 WIB

BEI Bakal Rilis Perusahaan Kecil yang Belum Untung Bisa IPO

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna. Foto: Grandyos Zafna.
Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) masih fokus untuk menambah jumlah perusahaan tercatat di pasar modal. Salah satunya dengan menyasar perusahaan-perusahaan kecil yang masih berkembang.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Laksono Widodo mengatakan, BEI akan mempermudah perusahaan yang baru berkembang termasuk Usaha Kecil Menengah (UKM) yang mau melantai di pasar modal.

"Akan ada peraturan baru supaya perusahaan yang mau go public lebih mudah melakukan pencatatan. Misalnya untuk UKM bisa lebih mudah," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Laksono menjelaskan, relaksasi yang dimaksudnya itu misalnya calon emiten tersebut tidak harus sudah mengantongi laba bersih untuk IPO. Namun harus dijelaskan dengan argumentasi yang kuat kapan perusahaan akan meraup untung.

"Misalnya kalau belum untung tapi punya aset bagus bisa. Contohnya perusahaan plantation yang masih dalam tahap pertumbuhan. Mungkin kalau asetnya bagus bisa dibuktikan. Misalnya bisa untung 3 tahun lagi, bisa dipertimbangkan untuk go public," tambahnya.



BEI juga pernah mengkaji untuk memperbolehkan perusahaan tambang maupun migas yang masih dalam tahap eksplorasi untuk bisa melakukan go public.

Dari sisi mitigasi risiko terhadap investor, BEI akan menggandeng pihak ketiga yang bisa melakukan valuasi terhadap perusahaan-perusahaan tersebut.

"Tapi ya tetap ada risiko namanya juga investasi," tambahnya.

Saat ini BEI sedang menggodok aturan tersebut. Namun Laksono meyakini aturan tersebut bisa dikeluarkan tahun ini. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed