Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah siang ini berada di angka Rp 14.510. Dolar AS siang ini masih terus menunjukkan penguatan.
Pada pra pembukaan, IHSG naik 29,396 poin (0,5%) ke 5.963,873. Indeks LQ45 naik 5,073 (0,54%) ke 941,018.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pukul 09.08 waktu JATS, IHSG menguat 26,257 (2,44%) poin ke 5.962,730. Indeks LQ45 menguat 4,752 poin (0,51%) ke 941,073.
Jeda perdagangan siang ini, IHSG menguat 13,945 poin (0,24%) ke level 5.947,834. Indeks LQ45 naik 3,074 poin (0,33%) ke 939,547.
Penguatan IHSG utamanya ditopang oleh naiknya enam saham sektoral. Saham sektor perkebunan naik paling tinggi 1,38%. Sebanyak 198 saham menguat, 133 saham melemah, dan 136 saham stagnan.
Perdagangan saham siang ini terpantau landai dengan frekuensi perdagangan saham 242.887 kali transaksi sebanyak 7,4 miliar lembar saham senilai Rp 4,6 triliun.
Sementara itu, Bursa Amerika serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup 25,414.00 (+0.68%), NASDAQ ditutup 7,932.24 (+1. 17%), S&P 500 ditutup 2,846.07 (+0.91%).
Bursa saham US masih terus mengalami penguatan walaupun beberapa data keuangan dari perusahaan besar di bawah ekspektasi analis seperti Facebook, amazon, Netflix. Saat ini investor bursa saham US lebih menanti pertemuan Presiden Trump dengan Uni Eropa untuk membahas persetujuan dagang lebih lanjut. Sentimen berikutnya juga terdapat pada data persediaan minyak milik US yang akan terbit pada hari jumat.
Sementara bursa regional mayoritas bergerak melemah siang ini. Berikut pergerakan bursa Asia siang ini:
- Indeks saham Nikkei 225 berkurang 0,18 ke 22.575,439
- Indeks komposit Shanghai turun 0,81% ke 2.880,580
- Indeks Strait Times naik 0,17% ke 3.332,430
- Indeks Hang Seng melemah 0,81% ke 28.690,260.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Dian Swastatika Sentosa (DSSA) berkurang Rp 1.100 ke Rp 20.400, Saratoga Investama (SRTG) turun Rp 470 ke Rp 4.030, Gudang Garam (GGRM) berkurang Rp 350 ke Rp 70.200, dan Astra International (ASII) Rp 150 ke Rp 6.725. (zlf/dna)











































