Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di angka Rp 14.445.
Pada pra pembukaan, IHSG naik 16,496 poin (0,28%) ke 5.952,939. Indeks LQ45 naik 4,091 poin (0,44%) ke 937,982.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: IHSG Dibuka di Level 5.956 |
Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG turun tipis 17,935 (0,30%) ke 5.954,378. Indeks LQ45 turun tipis 3,247 poin (0,35%) ke 933,891.
Jeda siang, IHSG naik 64,353 poin (1,08%) 6.000,796. Indeks LQ45 11,739 poin (1,26%) ke 945,630.
Pergerakan IHSG terpantau moderat dengan frekuensi perdagangan 246.085 dengan volume 4,7 miliar dan nilai Rp 3,7 triliun.
Ada sebanyak 234 saham menguat, 125 saham melemah dan 98 saham diam di tempat.
Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street kompak ditutup dalam zona merah pada perdagangan awal pekan ini. Indeks Dow Jones turun 0,57%, S&P melemah 0,58%, dan Nasdaq tertekan 1,39%.
Nasdaq memimpin penurunan seiring dengan kekhawatiran pelaku pasar pasca rilisnya beberapa laporan pendapatan perusahaan teknologi dan internet yang di bawah perkiraan serta antisipasi menjelang pertemuan Federal Reserve.
Selain itu, pelemahan yang terjadi juga merupakan respons dari pelaku pasar menyikapi rilisnya data manufacturing Dallas Fed index bulan Juli yang kembali turun ke level 32,3 dari sebelumnya di level 36,5. JCI Prediction IHSG ditutup menguat sebesar 0.65% ke level 6.027.
Sementara bursa regional mayoritas bergerak positif. Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 113,750 poin ke 22.670,881.
- Indeks komposit Shanghai naik 14,720 poin ke 2.891,780
- Indeks Strait Times berkurang 7,360 poin ke 3.312,490
- Indeks Hang Seng naik 133,541 poin ke 28.700,260.
Sementara jajaran saham yang jadi top losers antara lain Jembo Cable Company (JECC) turun Rp 750 ke Rp 6.000, Metropolitan Kentjana melemah Rp 600 ke Rp 23.300, Pabrik Kertas tjiwi Kimia turun Rp 400 ke Rp 14.100, dan SCCO turun Rp 250 ke Rp 9.450. (zlf/zlf)











































