Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah siang ini berada di angka Rp 14.463.
Pada pra pembukaan, IHSG naik 6,168 poin (0,10%) ke 6.039,587. Indeks LQ45 naik 1,530 poin (0,16%) ke 955,874.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Dolar AS Naik ke Rp 14.440 |
Membuka perdagangan Kamis (2/8/2018), IHSG melanjutkan penguatan 7,150 poin (0,12%) ke 6.040,569. Indeks LQ45 naik 0,753 poin (0,08%) ke 955,097.
Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG naik 20,144 (0,33%) ke 6.053,563. Indeks LQ45 menguat 3,406 poin (0,36) ke 957,750.
Jeda siang ini IHSG tercatat melemah 11,601 poin (0,19%) ke 6.021,818. Indeks LQ45 melemah 2,109 poin (0,22%) ke 952,235.
Perdagangan siang ini diwarnai pelemahan 6 saham sektoral. Saham sektor industri dasar tercatat melemah paling dalam siang ini mencapai 1,14%. Sebanyak 146 saham menguat, 218 saham melemah, dan 119 saham stagnan.
laju perdagangan saham terpantau moderat dengan frekuensi perdagangan saham sebanyak 247.626 kali transaksi sebanyak 6,3 miliar lembar saham senilai Rp 4,1 triliun. Investor asing mencatat beli bersih sebesar Rp 171 miliar.
Sementara itu, indeks utama bursa Wall street ditutup bervariatif pada perdagangan semalam dengan mayoritas berada di zona merah. Indeks Dow Jones turun 0,32%, S&P melemah 0,1%. Sedangkan Nasdaq menguat 0,46%. Pelemahan indeks terjadi di tengah rilisnya hasil pertemuan Federal Reserve yang menyatakan suku bunga acuan kemungkinan besar akan dinaikkan di September.
Baca juga: Jeda Siang IHSG Parkir di 6.000 |
Kenaikan suku bunga ini terjadi dikarenakan tingkat inflasi AS yang mendekati target 2% serta membaiknya pasar tenaga Kerja. Sementara itu, sektor energi sedikit tertekan setelah rilisnya pasokan minyak mentah AS yang meningkat di atas perkiraan.
Pelemahan IHSG sejalan dengan pelemahan yang dialami bursa saham regional. Berikut pergerakan bursa Asia siang ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 1,15% ke 22.484,949
- Indeks komposit Shanghai turun 3,14% ke 2.735,970
- Indeks Strait Times berkurang 1,42% ke 3.282,640
- Indeks Hang Seng turun 2,58% ke 27.609,750
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Gudang garam (GGRM) turun Rp 1.375 ke Rp 73.625, Matahari (LPPF) turun Rp 750 ke Rp 7.200, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 28.575 dan Indo-Rama (INDR) turun Rp 550 ke Rp 6.875. (dna/zlf)











































