Follow detikFinance
Jumat, 10 Agu 2018 10:26 WIB

Bos OJK Hadiri Ulang Tahun ke-41 Pasar Modal

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Danang Sugianto Foto: Danang Sugianto
Jakarta - Tepat pada 10 Agustus 1977 pasar modal Indonesia diaktifkan oleh pemerintah Indonesia. Itu artinya pasar modal Indonesia sudah beroperasi selama 41 tahun.

Dalam memperingati 41 Tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini menggelar acara dengan tema 'Menuju Pasar Modal Modern di Era Ekonomi Digital'.

Perayaan Hari Ulang Tahun Pasar Modal ke-41 pada hari ini dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen, jajaran Direksi BEI dan Self-Regulatory Organization (SRO) serta insan pasar modal lainnya.

"OJK bersama para pemangku kepentingan terus merumuskan dan melaksanakan kebijakan yang tepat untuk mewujudkan cita-cita menjadikan pasar modal Indonesia yang kuat dan berperan signifikan dalam mendukung pembiayaan pembangunan, menjaga stabilitas sistem keuangan, maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Wimboh di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/8/2018).


Dalam acara ini BEI juga menjabarkan upaya SRO dalam menyokong infrastruktur di bidang digital dan teknologi di sepanjang tahun 2018.

BEI sendiri telah mengaktifkan sistem JATS Next-G, Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dengan Arsitektur Peningkatan e-CLEARS (EAE) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dengan Sistem Penyelesaian Depositori Sentral dan Pemukiman Masuk Buku Generasi Berikutnya (C-BEST Next-G).

"Penerapan teknologi tersebut dapat menjadi nilai tambah yang positif dalam peran ekonomi digital yang dijadikan prioritas Pemerintah RI," kata Direktur Utama BEI Inarno Djajadi.

Inarno juga memamerkan perkembangan yang terjadi di pasar modal. Dari sisi nilai kapitalisasi telah tumbuh sebanyak 2,52 juta kali. Pada tahun 1977 nilai kapitalisasi pasar modal Indonesia sebesar Rp 2,73 miliar dan per 8 Agustus 2018, telah mencapai Rp 6.870,7 triliun.

Sementara itu, pada periode yang sama Indeks Harga Saham Gabungan (HSG) telah tumbuh 6.119% dari tahun 1977 diposisi 98 poin menjadi 6.094,83 pada 8 Agustus 2018.


Sekadar informasi, acara ini diperingati dengan seremonial pembukaan perdagangan saham dan dilanjutkan dengan potong tumpeng. Ini merupakan acara pertama dari serangkaian acara yang akan digelar.

Beberapa kegiatan yang akan diselenggarakan di antaranya turnamen olahraga (internal OJK dan SRO), Kompetisi Nasional Pasar Modal, Donor Darah, Bantuan Pendidikan untuk sekolah di 28 provinsi di Indonesia, dan penyerahan bencana di para korban bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat yang dilanda gempa bumi.

Selain itu, akan diadakan pula Capital Market Fun Walk dan Run yang akan lebih kurang 2.000 peserta dari OJK, SRO, Anak Perusahaan SRO, Asosiasi Pasar Modal, Perusahaan Efek, Bank Kustodian, dan pasar lainnya, Investor Summit 2018 di 8 kota besar di Indonesia. (das/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed