Erdogan ke Warga Turki: Kalau Ada Dolar di Bawah Bantal, Jual!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 13 Agu 2018 12:52 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto: Reuters
Jakarta - Turki di ambang krisis ekonomi. Nilai tukar lira sudah anjlok lebih dari 60% terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sejak awal tahun ini.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, meminta warganya menjual dolar AS untuk membantu penguatan lira.

"Jika ada dolar di bawah bantal, jual!" katanya kepada para pendukungnya di kota Unye, seperti dikutip Reuters, Senin (13/8/2018).

"Jika ada euro, jual juga! Segera bawa ke bank terdekat, ganti dengan lira. Dengan begini kita berjuang untuk mandiri di masa depan. Tunjukkan kepada dunia supaya mereka mengerti," katanya.


Hubungan AS-Turki yang mulai merenggang berimbas negatif terhadap nilai tukar lira. Lira telah jatuh ke rekor terendah yang mencapai 6,24 per dolar AS pada Jumat pekan lalu.

Mata uang Turki ini telah anjlok hingga 66% sejak awal tahun ini. Erdogan mengatakan walaupun dolar AS terus menguat, namun Turki masih memiliki Allah di sisinya.

"Jika mereka memiliki dolar mereka, kita memiliki masyarakat, kita memiliki Allah," kata Erdogan serperti dikutip dari CNBC.

(ang/zlf)