Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini kembali melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 14.655, menguat dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 14.624.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun ke level 5.975,416. Sedangkan Indeks LQ45 melemah ke level 943,138.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG menurun 17.214 poin (0,29%) ke level 5.941,515. Sementara Indeks LQ45 melemah 4,648 poin (0,50%) ke level 939,034.
Sempat menguat tipis, IHSG belik melemah lagi jeda siang ini. IHSG turun 19,776 poin (0,33%) ke 5.963,209. Indeks LQ45 turun 4,286 poin (0,45%) ke 940,737.
Pelamahan 8 sektor saham menyeret IHSG ke zona negatif. Saham sektor aneka industri jatuh paling dalam siang ini sebesar 0,89%.
Aksi beli asing yang mencatat beli bersih Rp 59 miliar tak mampu mendongkrak laju IHSG. Sebanyak 127 saham menguat, 181 saham melemah dan 133 saham stagnan.
Perdagangan saham siang ini terpantau sepi dengan frekuensi perdagangan saham 153.187 kali transaksi sebanyak 3,6 miliar lembar saham senilai Rp 2,8 triliun.
Sementara itu, indeks utama bursa AS ditutup kompak di zona merah pada perdagangan kemarin (22/08). Indeks Dow Jones berakhir melemah sebesar 0.30% ke level 25656, S&P tertekan 0.17% ke level 2856 dan Nasdaq turun sebesar 0.13% ke level 7878.
Pelemahan pada indeks utama AS terjadi seiring dengan Presiden Donald Trump yang mengisyaratkan akan berkomitmen terhadap sengketa perdagangannya dengan China sehari setelah kedua belah pihak saling menerapkan tarif baru.
Bursa-bursa Asia rata-rata bergerak negatif siang ini. Sentimen negatif ini terasa hingga mempengaruhi laju IHSG.
Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 0,66% ke level 22.558,619.
- Indeks Hang Seng turun 0,69% ke level 27.599,461.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 0,35% ke level 2.714,980.
- Indeks Straits Times berkurang 0,62% ke level 3.229,610
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.075 ke Rp 74.450, United Tractors (UNTR) turun Rp 825 ke Rp 34.175, Transcoal (TCPI) turun Rp 430 ke Rp 2.820 dan Indocement (INTP) turun Rp 400 ke Rp 16.600.
Saksikan juga video 'Penyebab Rupiah dan Mata Uang Dunia Melemah':
(dna/zlf)











































