Harga Minyak Kembali Seret, Pasar Saham ke Teritori Negatif
Selasa, 09 Agu 2005 10:02 WIB
Jakarta - Anjloknya sejumlah bursa utama dunia akibat lonjakan harga minyak hingga level US$ 64 per barel bakal menyeret IHSG ke teritori negatif. Pelaku pasar juga terus melepas saham untuk mengantisipasi kenaikan suku bunga Fed.IHSG pada Selasa (9/8/2005) diprediksi bergerak melemah pada kisaran yang cukup lebar. Aksi melepas saham unggulan diprediksi masih terus berlangsung.Lonjakan harga minyak dunia setidaknya telah merontokkan Wall Street. Dow Jones anjlok 21,10 poin (0,2 persen) ke level 10.536,93. Indeks Standard & Poor's 500 turun 3,29 poin (0,27 persen) ke level 1.223,13, dan Nasdaq anjlok 13,52 poin (0,62 persen) ke level 2.164,39.IHSG sudah mulai terpuruk pada perdagangan Senin, 8 Agustus kemarin, dengan mencatat penurunan hingga 15,504 poin (1,32 persen) pada level 1.158,586. Penurunan indeks merupakan antisipasi menjelang kenaikan suku bunga Fed di samping lonjakan harga minyak.
(qom/)











































