Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini kembali menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 14.618.
Pada perdagangan pre opening, IHSG naik ke level 6.042,891. Sedangkan Indeks LQ45 menguat ke level 957,573.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG menanjak 31.780 poin (0,53%) ke level 6.057,748. Sementara Indeks LQ45 menguat 6,595 poin (0,69%) ke level 959,968.
Jeda siang, IHSG masih melanjutkan penguatan. IHSG naik 14,392 poin (0,24%) ke 6.040,360. Indeks LQ45 naik 3,439 poin (0,36%) ke 956,812.
Menutup perdagangan sore ini, IHSG masih perkasa. IHSG naik 16,682 poin (0,28%) ke 6.042,650. Indeks LQ45 naik 3,632 poin (0,38%) ke 957,005.
Laju IHSG diwarnai oleh masing-masing 5 sektor saham yang menguat dan melemah. Saham sektor infrastruktur naik paling signifikan sore ini sebesar 1,85%, sedangkan yang turun paling tinggi adalah sektor industri campuran sebesar 2,39%. Sebanyak 176 saham menguat, 194 saham melemah dan 139 saham stagnan.
Sementara itu, indeks utama bursa AS ditutup kompak di zona merah pada perdagangan awal pekan kemarin (27/08). Indeks Dow Jones berakhir menguat sebesar 1.01% ke level 26049, S&P terapresiasi 0.77% ke level 2896 dan Nasdaq naik sebesar 0.91% ke level 8017.
Penguatan pada indeks utama terjadi salah satunya dikarenakan keberhasilan AS dalam menjalin kesepakatan perdagangan bebas NAFTA dengan negara Meksiko.
Kesepakatan tersebut meliputi perdagangan otomotif dan aturan penyelesaian sengketa antara AS, Meksiko, serta Kanada untuk tetap menjadi bagian dari perjanjian tiga negara. Kesepakatan tersebut direspon positif dengan penguatan Indeks Nasdaq di atas level 8.000 untuk pertama kalinya.
Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 0,06% ke level 22.813,471.
- Indeks Hang Seng bertambah 0,05% ke level 28.278,020
- Indeks Komposit Shanghai naik 0,28% ke level 28.351,619
- Indeks Straits Times menguat 0,68% ke level 3.247,550
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 750 ke Rp 12.800, United Tractors (UNTR) turun Rp 525 ke Rp 34.400, Indocement Tunggal Prakasa (INTP) turun Rp 350 ke Rp 17.150, Pudjiadi & Sons Estate (PNSE) turun Rp 235 ke Rp 960.











































