Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih tinggi di angka Rp 14.710.
Pada perdagangan pre opening, IHSG turun 34,002 poin (0,56%) ke level 5.984,962. Sedangkan Indeks LQ45 turun 8,438 poin (0,89%) ke level 944.213.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih bergerak negatif 73,536 poin (1,22%) ke level 5.946,849. Sementara Indeks LQ45 juga turun 14.842 poin (1,49%) ke level 938,555.
Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 25,986.92 (-0.53%), NASDAQ ditutup 8,088.36 (-0.26%), S&P 500 ditutup 2,901.13 (-0.44%). Hal ini didorong oleh rencana Presiden Trump untuk menambahkan US$ 200 miliar tarif dari produk China, namun Trump belum cukup yakin untuk melakukannya. Saat ini fokus Trump adalah persetujuan dagang antara US dan Canada yang diharapkan seperti US dan Mexico.
Namun, Investor lebih waspada menghadapi bulan September di mana Trump akan bertemu dengan China untuk membahas perdagangan. Selain itu posisi mata uang asing lainya seperti Argentina dan Turkey hanya sedikit dikhawatirkan oleh investor US dan lebih berdampak pada bursa Asia.
Bursa-bursa Asia juga bergerak negatif pagi ini. Berikut situasi di bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 0,12% ke level 22.841,876.
- Indeks Hang Seng turun 1,38% ke level 27.767,680.
- Indeks Komposit Shanghai turun 0,70% ke level 2.718,530.
- Indeks Straits Times turun 0,12% ke level 3.223,290.
Saksikan juga video 'Pelemahan Rupiah di Mata Jokowi':
(eds/eds)











































