Rebound Jelang Sore, IHSG Ditutup Stagnan ke 6.018

Rebound Jelang Sore, IHSG Ditutup Stagnan ke 6.018

Dana Aditiasari - detikFinance
Jumat, 31 Agu 2018 17:05 WIB
Rebound Jelang Sore, IHSG Ditutup Stagnan ke 6.018
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak negatif sore ini. Meski demikian, pelemahan yang terjadi jauh lebih tipis ketimbang siang tadi.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini masih tinggi di angka Rp 14.829.

Pada perdagangan pre opening, IHSG turun 34,002 poin (0,56%) ke level 5.984,962. Sedangkan Indeks LQ45 turun 8,438 poin (0,89%) ke level 944.213.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan, Jumat (31/8/2018), IHSG turun 57,388 poin (0,95%) ke level 5959,301. Indeks LQ45 turun 12,346 poin (1,3%) ke level 939,913.

Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih bergerak negatif 73,536 poin (1,22%) ke level 5.946,849. Sementara Indeks LQ45 juga turun 14.842 poin (1,49%) ke level 938,555.

IHSG gagal membalikkan kedudukan dan berakhir di zona merah pada jeda siang hari ini. IHSG turun 71,617 poin (1,19%) ke 5.947,347. Indeks LQ45 melemah 15,457 poin (1,62%) ke 937,194.

IHSG merangkak naik namun masih berada di zona merah. IHSG turun 0,504 poin (0,01%) ke 6.018,460. Indeks LQ45 turun 0,769 poin (0,08%) ke 951.882.

Merangkaknya IHSG sore dipicu menguatnya saham sektoral. Kenaikan paling tinggi dicatatkan saham sektor industri dasar sebesar 1,43%.

Perdagangan saham pun cenderung moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 300.755 kali transaksi sebanyak 8,3 miliar lembar saham senilai Rp 8,7 triliun. Sebanyak 146 saham menguat, 228 saham melemah dan 124 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 25,986.92 (-0.53%), NASDAQ ditutup 8,088.36 (-0.26%), S&P; 500 ditutup 2,901.13 (-0.44%). Hal ini didorong oleh rencana Presiden Trump untuk menambahkan US$ 200 miliar tarif dari produk China, namun Trump belum cukup yakin untuk melakukannya. Saat ini fokus Trump adalah persetujuan dagang antara US dan Canada yang diharapkan seperti US dan Mexico.

Namun, Investor lebih waspada menghadapi bulan September di mana Trump akan bertemu dengan China untuk membahas perdagangan. Selain itu posisi mata uang asing lainya seperti Argentina dan Turkey hanya sedikit dikhawatirkan oleh investor US dan lebih berdampak pada bursa Asia.

Bursa-bursa Asia rata-rata masih bergerak negatif sore ini. Sentimen negatif ini terasa hingga mempengaruhi laju IHSG.

Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 turun 0,02% ke level 22.865,150.
  • Indeks Hang Seng turun 0,98% ke level 27.888,551.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 0,46% ke level 2.725,250.
  • Indeks Straits Times turun 0,38% ke level 3.213,480.
Saham-saham yang sore ini masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Transcoal (TCPI) naik Rp 560 ke Rp 4.000, Saratoga (SRTG) naik Rp 390 ke Rp 4.190, Indocement Tunggal (INTP) naik Rp 350 ke Rp 17.725 dan Indah Kiat Pulp (INKP) naik Rp 300 ke Rp 19.100.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 700 ke Rp 28.300, Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp 500 ke Rp 24.500, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 450 ke Rp 43.850 dan Pelat Timah (NIKL) turun Rp 320 ke Rp 2.640.


Saksikan juga video 'Penyebab Rupiah dan Mata Uang Dunia Melemah':

[Gambas:Video 20detik]


Rebound Jelang Sore, IHSG Ditutup Stagnan ke 6.018


(dna/eds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads