Follow detikFinance
Rabu, 12 Sep 2018 19:37 WIB

Bos Baru Garuda Indonesia Mau Buka Penerbangan dari Halim

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: (Afif/detikTravel) Foto: (Afif/detikTravel)
Tangerang - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara menargetkan menekan rugi perseroan di bawah US$ 100 juta tahun ini. Untuk meraih target itu, dia mengatakan akan memperbaiki struktur biaya perseroan.

"Cost structure maksudnya bagaimana kita me-redefine pelanggan Garuda itu diberikan cost structure yang berbeda, contoh, ATR dengan cost structure Garuda dengan level standar Garuda seperti saat ini itu harus di-review atau diubah," kata dia usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Tangerang, Banten, Rabu (12/9/2018).


Kemudian, dirinya berjanji akan meningkatkan pendapatan perseroan. Ari mengatakan, akan mencari rute-rute baru serta akan meminta regulator membuka slot untuk Garuda Indonesia di Bandara Halim Perdanakusuma.

"Enhance revenue, kita harus melihat ceruk-ceruk yang baru, di China Jepang, dan untuk umrah khususnya charter, rute-rute domestik yang memang sebelumnya dimiliki pesaing. Saya berharap regulator bisa mendapatkan satu slot, minimum satu atau dua di Halim karena kita bisa bersaing dengan pesaing," jelasnya.


Selain itu, Ari berjanji membuat karyawan merasa senang bekerja di Garuda Indonesia.

"Bagaimana kita membuat perubahan-perubahan sehingga pegawai merasa di-wongke (dimanusiakan), karena kita akan membuat menjadi happy tanpa harus menaikkan remunerasi," ujarnya. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed