Tekanan Jual Saham Bakal Berlanjut
Jumat, 12 Agu 2005 09:44 WIB
Jakarta - Tekanan jual saham diprediksi masih terus berlanjut hingga perdagangan Jumat (12/8/2005). Harga minyak dunia yang tak kunjung surut dan melemahnya nilai tukar rupiah hingga menembus level Rp 9.800 per dolar AS menjadi sentimen negatif utama di pasar saham.IHSG diprediksi bergerak variatif dengan kecenderungan melemah dalam volume transaksi yang tipis. Perdagangan diperkirakan hanya akan didominasi oleh saham lapis kedua, dengan kisaran perdagangan yang cukup tidak terlalu lebar.Akibat akumulasi negatif, IHSG pada perdagangan kemarin akhirnya ditutup anjlok hingga 8,866 poin pada level 1.167,972. Anjloknya indeks merupakan dampak dari melemahnya sejumlah bursa utama setelah harga minyak melonjak ke level US$ 65 per barel.
(qom/)











































