Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 19 Sep 2018 12:23 WIB

Sesi I

Jeda Siang IHSG Betah di Zona Hijau

Zulfi Suhendra - detikFinance
Foto: detikcom Foto: detikcom
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka positif. Hingga jeda perdagangan siang ini, IHSG masih bergerak di zona hijau.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini ikut mengalami pelemahan. Dolar AS berada di level Rp 14.890, lebih perkasa.

Pada perdagangan pre opening, IHSG naik 24 poin (0,41%) ke level 5.835,795. Sementara indeks LQ45 naik ke posisi 918,243.

Membuka perdagangan, Rabu (19/9/2018), IHSG bertambah 34,027 (0,59%) ke 5.845,817. Indeks LQ45 naik 7,5 poin (0,82%) ke 919,784.


Pada perdagangan pukul 09.05 waktu JATS, IHSG naik 43,249 poin (0,75%)ke 5.854,756. Indeks LQ45 menanjak 8,615 poin (0,92%) ke 920,746.

Jeda siang IHSG naij 57,724 poin (0,99%) ke 5.869,914. Indeks LQ45 naik 10,416 (1,14%) ke 922,697.

Penguatan IHSG didorong 9 sektor saham yang menguat. Sektor saham aneka industri naik 2,41%. Sebanyak 232 saham menguat, 129 saham melemah dan 107 saham stagnan.

Perdagangan saham siang ini terpantau moderat dengan frekuensi perdagangan saham sebanyak 250.046 kali transaksi dengan volume 6,2 miliar lembar saham senilai Rp 3,1 triliun.

Posisi tertinggi IHSG siang ini berada di 5.876,015 dan terendah di 5.835,795. Investor asing mencatat jual bersih dengan catatan net buy sebesar Rp 71,6 miliar.

Sementara itu, indeks utama bursa Wall st kompak ditutup dalam teritori positif pada perdagangan Selasa (18/09). Indeks Dow Jones naik 0.71% ke level 26,246.96, S&P menguat 0.54% ke level 2,904.31, dan Nasdaq berhasil terangkat 0.76% ke level 7,956.11.

Penguatan ini salah satunya dikarenakan optimisme pelaku pasar atas data Balance of Trade AS bulan Agustus yang mencatatkan perbaikan yakni defisit yang ditanggung AS mengalami penurunan menjadi USD -1.02B lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya yang defisit senilai USD -2.01B. Adanya penurunan defisit ini dianggap sebagai keberhasilan pasca diterapkan berbagai kebijakan terkait pajak impor.

Bursa saham Asia bergerak positif. Berikut pergerakannya:
  • Indeks Nikkei 225 menguat 1,295 ke 23.724,570
  • Indeks Hang Seng jatuh 0,43% ke 27.208,882
  • Indeks Komposit Shanghai 0,23% ke 2.706,640
  • Indeks Strait Times naik 0,18% ke 3.144,200
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam naik Rp 2.225 ke Rp 74.415. Saham Unilever naik Rp 1.150 ke Rp 46.675, saham Transcoal Pacific naik Rp 450 ke Rp 3.470 dan saham Indah Kiat Pulp naik Rp 400 ke Rp 17.400.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Pelayaran Tamarin (TAMU) turun Rp 450 ke Rp 3.840, saham Argha Arya (AKPI) turun Rp 240 ke Rp 730, saham Astra Agro (AALI) turun Rp 200 ke Rp 12.425 dan saham Supreme Cable (SCCO) berkurang Rp 125 ke Rp 8.900



Saksikan juga video 'Menkeu: Rata-rata Nilai Rupiah ke Dolar Rp 13.977':

[Gambas:Video 20detik]

(zlf/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed