Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 20 Sep 2018 16:23 WIB

Penerbitan Surat Utang Rupiah Capai 80% di 2019

Hendra Kusuma - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pemerintah pada tahun depan dipastikan akan kembali mengambil utang demi menambal defisit anggaran sebesar 1,84% terhadap PDB. Pemerintah bakal menerbitkan SBN sekitar Rp 359,12 triliun.

Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan DJPPR Kementerian Keuangan Scenaider Siahaan mengatakan penerbitan SBN akan didominasi dalam bentuk rupiah dibandingkan valuta asing (valas).

"Kemungkinan rupiahnya akan dominan 80%, kita mau kalau bisa rencana kita turunkan pelan-pelan investor asing," kata Scenaider di gedung DPR, Jakarta, Kamis (20/9/2018).


Dominasi SBN dalam denominasi mata uang garuda ini juga sebagai upaya pemerintah dalam memperdalam pasar domestik. Scenaider pun mengaku bahwa pemerintah akan meningkatkan lagi volume SBN berdenominasi rupiah.

Hanya saja, hal tersebut harus disesuaikan terlebih dahulu dengan kondisi pasar dan ekonomi global.

"Kita lihat perkembangannya, kita sih kalau bisa terus push ke investor domestik," jelas dia.

(hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed