IHSG Masih Dalam Tekanan
Selasa, 16 Agu 2005 09:25 WIB
Jakarta - Pelemahan IHSG diprediksi masih berlangsung mengingat harga minyak yang tetap tinggi dan juga anjloknya nilai tukar rupiah hingga level Rp 9.875 per dolar AS. Namun pelemahan indeks diperkirakan tidak sebesar perdagangan kemarin yang mencatat penurunan hingga 35 poin. IHSG pada perdagangan Selasa (16/8/2005) diprediksi mulai bergerak flat dengan kecenderungan melemah menjelang libur bursa pada 17 Agustus besok. Pelaku pasar akan menunggu penjabaran ekspektasi dan asumsi perkembangan makro oleh pemerintah di depan DPR pada hari ini. Investor akan mulai melakukan aksi beli spekulatif untuk merespons penjabaran nota keuangan ini.Pada perdagangan kemarin, IHSG mencatat penurunan terbesar hingga 35,695 poin (3,09 persen) pada level 1.118,274. Indeks bahkan sempat melemah hingga 39,027 poin, yang hampir menyamai penurunan indeks saat peristiwa bom Bali 12 Oktober 2002 lalu.
(qom/)











































