Dolar AS Makin Beringas, IHSG Ikut Merosot

Sesi I

Dolar AS Makin Beringas, IHSG Ikut Merosot

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kamis, 04 Okt 2018 12:30 WIB
Dolar AS Makin Beringas, IHSG Ikut Merosot
Foto: detikcom
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka di zona merah. Pelemahan terus dilanjutkan hingga jeda siang hari ini.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini sudah tembus ke posisi 15.145

Pada perdagangan pre opening, IHSG turun 20,13 poin atau 0,3% ke 5.847,99. Indeks LQ45 juga turun 0,04% ke 942,901.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan, Kamis (4/10/2018), IHSG turun kian dalam 61,3 poin (1,04%) ke 5.806,36. Indeks LQ45 juga turun 17,951 poin (1,94%) ke 907,351.

Pada perdagangan pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih bertahan di zona negatif, turun 69 poin (1,18%) ke 5.798,40.

Jeda perdagangan siang ini IHSG terus merosot negatif. IHSG turun 99,665 poin (1,7%) ke 5.768,072. Indeks LQ45 melemah 5,5 poin (0,6%) ke 923,431.


Sementara itu, Bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup 26,828.39 (+0.20%), NASDAQ ditutup 8,025.09 (+0.32%), S&P 500 ditutup 2,925.21 (+0.06%).

Bursa saham US ditutup menguat setelah data ekonomi riterbitkan. Data ekonomi ADP non-farm payroll menunjukan bahwa jumlah pekerjaan baru meningkat sebanyak 230.000 lebih tinggi dari prediksi di level 185.000, sedangkan data PMI manufaktur menunjukan 61.0 slebih tinggi daripada prediksi di level 58.0 yang cukup tinggi, menunjukan pertumbuhan manufaktur di dalam US cukup peast.

Jerome Powell memberikan komentar bahwa data ekonomi US cukup kuat sehingga peningkatan suku bunga The Fed akan masih berlanjut namun akan dilakukan secara gradual. Hal ini memberikan sentimen yang positif bagi bursa US dan juga nilai tukar USD terhadap mata uang lainya secara keseluruhan. Secara bersamaan, hal ini dapat memberikan sentimen yang kurang baik bagi pada investor di emerging market termasuk Indonesia.

Bursa saham Asia juga mayoritas bergerak negatif pagi ini. Berikut pergerakannya:
  • Indeks Nikkei 225 turun 0,34% ke 24.030
  • Indeks Hang Seng turun 1,79% ke 26.606
  • Indeks Komposit Shanghai libur
  • Indeks Strait Times naik 0,99% ke 3.235
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Map Adi Perkasa (MAPA) naik Rp 230 ke Rp 3.830, Pelat Timah Nusantara (NIKL) naik Rp 150 ke Rp 3.800, Multifiling Mitra Indonesia (MFMI) naik Rp 110 ke Rp 870, dan Asuransi Ramayana (ASRM) naik Rp 100 ke Rp 2.450. (fdl/fdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads