Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 05 Okt 2018 14:51 WIB

Tak Cuma Tahun ini, Sandi Pernah Jual Saham Saratoga di 2016

Danang Sugianto - detikFinance
Cawapres Sandiaga Uno/Foto: M Rofiq Cawapres Sandiaga Uno/Foto: M Rofiq
Jakarta - Setelah resmi terjun ke dunia politik sebagai pengurus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sandiaga S Uno melepas predikatnya sebagai pengusaha dan investor. Dia mengajukan pengunduran diri dari seluruh perusahaannya termasuk PT Saratoga Investama Sedaya Tbk.

Sandi melepas predikatnya sebagai pengusaha ditandai saat dia menyerahkan jabatannya sebagai Direktur Utama di Saratoga kepada Michael Soeryadjaya. Keputusan itu disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 10 Juni 2015. Sandi melepas berbagai jabatan di beberapa perusahaan karena ingin fokus pada tugas barunya sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pimpinan Prabowo Subianto.

Meski sudah tak menjabat lagi kala itu Sandiaga masih memegang saham emiten berkode SRTG itu sebanyak 29,14%. Pria yang beken disapa Sandi itu masih berpengaruh di Saratoga sebagai salah satu pemilik saham besar.


Nah, sebelum penjualan saham Saratoga terkini Oktober 2018, Sandi pernah melepas sahamnya di SRTG pada 29 Desember 2016. Dia saat itu menjual 39,62 juta lembar saham SRTG di level Rp 3.400 dan mengantongi dana segar Rp 134,73 miliar.

Di 2017 Sandi maju di pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (pilgub) DKI Jakarta bersama Anies Baswedan. Pasangan Anies-Sandi menang pertarungan pilgub DKI mengalahkan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.

Nah kini, setelah resmi menjadi calon Wakil Presiden Prabowo Subianto, Sandi melepas sebanyak 51.400.000 lembar saham SRTG di harga Rp 3.776, nilai transaksinya mencapai Rp 194,08 miliar.


Dia menjual saham SRTG dalam 2 kali transaksi. Transaksi pertama dilakukan pada 2 Oktober 2018 dengan menjual 12.000.000 lembar saham dan 3 Oktober 2018 sebanyak 39.400.000.

Kepemilikan saham Sandi di SRTG sebelum transaksi sebanyak 754.115.429 saham atau 27,79%. Setelah transaksi kepemilikannya berkurang menjadi 702.715.429 saham atau 25,9%.



Menurut Sandi dia menjual saham di SRTG untuk membeli obligasi pemerintah.

"Salah satu dari pemikiran saya adalah menggunakan hasil dari divestasi tersebut untuk membeli obligasi-obligasi pemerintah. Ini menunjukkan kepercayaan kepada ekonomi Indonesia dan tentunya nanti reposisi daripada surat-surat berharga yang ada di LHKPN saya dari kepemilikan di perusahaan yang saya dirikan, mungkin ke obligasi-obligasi yang diterbitkan negara untuk mendukung kekuatan ekonomi kita karena negara butuh pembiayaan sekarang," ujar Sandi usai olah raga di kawasan Bulungan, Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (5/10/2018).


Dia menambahkan, jumlah saham yang dilepas sekitar 2% dari total kepemilikannya di Saratoga.

"Kalau nggak salah sekitar 2% dari total kepemilikan saya, dan akan saya evaluasi terus dalam hari-hari ke depan ini, bagaimana keadaan ekonomi. Ini saatnya kita menunjukkan keberpihakan kita kepada ekonomi Indonesia dengan menunjukkan kepercayaan kita kepada surat-surat berharga yang diterbitkan pemerintah," tutur Sandi. (das/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed