Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah berada pada level Rp 15.185.
Pada perdagangan pre opening, IHSG dibuka merah atau turun 79,46 poin (1,39%) ke 5.629,95. Indeks LQ45 juga turun 2,22% ke 871,339.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih bergerak negatif. IHSG melemah 29,43 poin (0,51%) ke 5.679,98. Indeks LQ45 juga turun 0,19% ke 889,468.
Pada jeda siang, IHSG mulai bergerak positif. IHSG parkir di zona hijau atau naik 2,154 poin (0,04%) ke 5.711,571. Sementara indeks LQ45 juga naik 3,276 poin ke 891,134.
Pada penutupan perdagangan sore ini, IHSG lanjutkan penguatan dengan naik 45 poin (0,79%) ke 5.754,96. Indeks LQ45 juga naik 10,9 poin (1,23%) ke 902,063.
Penguatan IHSG diwarnai oleh penguatan sembilan sektor saham. Saham industri dasar menguat paling tinggi sebesar 1,6%. Sebanyak 167 saham menguat, 211 saham turun dan 131 saham tidak berubah.
Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 24,583.42 (-2.41%), NASDAQ ditutup 7,108.40 (-4.43%), S&P 500 ditutup 2,656.10 (-3.09%). Bursa saham US mengalami penurunan tajam didodrong oleh saham teknologi.
Walaupun laporan keuangan di kuartal III-2018 banyak yang menunjukkan pertumbuhan, namun ketidakpastian di tahun 2019 memberikan tekanan lebih besar bagi para investor. US akan melaporkan data GDP pada hari Jumat malam sehingga investor mengambil langkah konservatif.
Beberapa konflik yang mulai muncul seperti Italia dan Uni Eropa terkait anggaran pengeluaran negara dan juga Arab Saudi terkait dengan pembunuhan dari jurnalis masih memberikan tekanan kepada investor.
Sedangkan bursa saham Asia mayoritas masih bergerak negatif sore ini. Berikut pergerakannya:
- Indeks Nikkei 225 berkurang 822,45 poin (3,72%) ke 21.268,73
- Indeks Hang Seng turun 255,32 poin (1,01%) ke 24.994,46
- Indeks Komposit Shanghai naik 0,5 poin (0,02%) ke 2.603,8
- Indeks Strait Times turun 19,24 poin (0,63%) ke 3.012,84.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 1.300 ke Rp 44.300, Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) naik Rp 550 ke Rp 11.950, Indocement Tunggal (INTP) naik Rp 525 ke Rp 16.775, Unggul Indah Cahaya (UNIC) naik Rp 380 ke Rp 4.170.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.250 ke Rp 74.050, Hotel Sahid Jaya (SHID) turun Rp 230 ke Rp 3.170, Roda Vivatex (RDTX) turun Rp 200 ke Rp 5.250, serta Indo-Rama Syntethics (INDR) turun Rp 150 ke Rp 4.260. (eds/zlf)











































