Antam Tunjuk HSBC Jadi Penasihat dalam Akuisisi Freeport

Antam Tunjuk HSBC Jadi Penasihat dalam Akuisisi Freeport

- detikFinance
Selasa, 23 Agu 2005 12:22 WIB
Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menunjuk Hongkong and Shanghai Banking Corporation (HSBC) sebagai penasihat keuangan (financial advisor) dalam rencana akuisisi saham PT Freeport Indonesia (PTFI). HSBC mengalahkan empat calon penasihat keuangan yang masuk dalam shortlist."Kami telah menunjuk HSBC untuk mengkaji lebih jauh apakah kesempatan investasi yang menarik ini benar-benar dapat memberikan nilai yang lebih signifikan bagi Antam, termasuk memberikan rekomendasi terbaik untuk akuisisi ini," kata Dirut Antam Dedi Aditya Sumanagara dalam laporan ke BEJ, Selasa (23/8/2005).HSBC akan melakukan due diligence terhadap rencana akuisisi saham Freeport dan akan memberikan rekomendasi layak tidaknya investasi tersebut. "Jika hasil due diligence positif, HSBC akan memberikan masukan cara pendanaan terbaik untuk membiayai transaksi tersebut," kata Dedi.HSBC nantinya akan menunjuk konsultan independen lainnya dan akan memimpin evaluasi yang menyeluruh atas aspek keuangan, legal, teknis dan komersialrencana transaksi ini. Untuk memastikan hasil yang obyektif, penasihat keuangan tidak boleh menjadi dan memiliki hubungan dengan financial arranger."Apabila dari hasil kajian tersebut menyatakan Antam memerlukan pendanaan maka perusahaan kemudian akan menunjuk financial arranger," ujar Dedi.Dedi menambahkan, jika transaksi ini dapat memberikan nilai yang signifikan, maka perseroan akan segera meminta persetujuan pemegang saham. Namun sebaliknya, Antam tidak akan melakukan transaksi ini jika tidak memberikan nilai bagi Antam.Antam akan memprioritaskan akuisisi 9,36 persen saham milik pemerintah Indonesia di Freeport terlebih dahulu ketimbang 9,36 persen saham milik PT Indocopper Investama. Meski demikian kata Dedi, kedua opsi akuisisi akan tetap dikaji sebagai bagian dari due diligence yang tengah dilakukan.Ketertarikan Antam untuk mengakuisisi saham di Freeport karena rencana dinilai mampu mendukung pengembangan proyek-proyek Antam lain. Selain itu akuisisi ini dapat menghasilkan dividen yang cukup baik. Pertimbangan cost and benefit, ukuran investasi, skema pendanaan dan faktor-faktor kunci lainnya akan dipertimbangkan dan menjadi bagian dari kajian ini.Untuk menghindari benturan kepentingan, Antam harus memperoleh persetujuan pemegang saham minoritas. Sedangkan pemegang saham mayoritas yakni pemerintah tidak ikut dalam proses pengambilan suara untuk akuisisi ini karena melibatkan pengambilalihan salah satu aset pemerintah. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads