Rupiah Bertahan di level 10.000, IHSG Turun Lagi 10,261 Poin

Rupiah Bertahan di level 10.000, IHSG Turun Lagi 10,261 Poin

- detikFinance
Selasa, 23 Agu 2005 16:47 WIB
Jakarta - IHSG terus melorot. Pada perdagangan Selasa (23/8/2005), IHSG kembali turun 10,261 poin pada level 1.066,092. Penurunan indeks masih dipicu oleh melemahnya nilai tukar rupiah yang bertahan di level Rp 10.000 per dolar AS.Indeks LQ 45 turun 2,580 poin pada level 232,578, JII turun 1,082 poin pada level 179,643, MBX turun 2,592 poin pada level 288,072 dan DBX turun 2,962 poin pada level 229,521.Perdagangan saham di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 14.321 kali pada volume 1.916.802 lot saham senilai Rp 908,104 miliar. Sebanyak 36 saham naik, 97 saham turun dan 229 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Semen Gresik (SMGR) turun Rp 1.000 menjadi Rp 17.100, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 400 menjadi Rp 11.000, BRI (BBRI) turun Rp 125 menjadi Rp 2.550, Astra International (ASII) turun Rp 100 menjadi Rp 10.300 dan Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 5.050.Sedangkan saham yang naik harganya di top gainer antara lain Unggul Indah Cahaya (UNIC) naik Rp 200 menjadi Rp 3.500, Petrosea (PTRO) naik Rp 100 menjadi Rp 5.000, Unilever Indonesia naik Rp 75 menjadi Rp 4.500, Astra Agro Lestari (AALI) naik 50 menjadi Rp 3.825, Indosat (ISAT) naik Rp 50 menjadi Rp 5.300. Menurut analis dari Sinar Mas Sekuritas, Alfiansyah, penurunan indeks yang terus berlanjut disebabkan karena belum membaiknya kondisi makro ekonomi terutama nilai tukar rupiah. Ketidakpastian rencana kenaikan harga BBM juga turut memicu pelemahan indeks.Alfiansyah memperkirakan, kondisi bearish saham ini akan terus berlangsung hingga akhir Agustus 2005. Investor disarankan untuk wait and see karena kondisi yang belum membaik untuk melakukan pembelian saham. Diperkirakan, level support indeks berada di 1.059 sebelum akhirnya rebound lagi. Namun jika level support itu jebol, IHSG rawan turun dibawah level 1.000. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads