Aburizal: Pemerintah Tidak akan Jual Sahamnya di Freeport
Selasa, 23 Agu 2005 17:34 WIB
Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) sudah ngiler membeli 9,36 persen saham PT Freeport Indonesia. Namun ternyata pemerintah sama sekali tidak berminat menjual sahamnya.Penolakan pemerintah itu disampaikan oleh Menko Perekonomian Aburizal Bakrie usai rapat Tim Penilai Akhir di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (23/8/2005)."Saya heran koran-koran beritanya seperti itu. Pemerintah tidak akan menjual sahamnya. Makanya kok dibilang Antam sudah menunjuk orang mau beli. Saya sudah cek ke menteri keuangan setelah saya baca di koran. Dia mau beli kemana wong yang punya nggak mau jual," kata Aburizal.Antam sendiri terlihat serius membeli 9,36 persen saham Freeport. Antam bahkan sudah menunjuk HSBC untuk menjadi penasihat keuangan dalam akuisisi 9,36 persen saham Freeport. HSBC akan melakukan due diligence terhadap rencana akuisisi saham Freeport dan akan memberikan rekomendasi layak tidaknya investasi tersebut. Dalam akuisisi itu, Antam akan memprioritaskan 9,36 persen saham milik pemerintah Indonesia di Freeport terlebih dahulu ketimbang 9,36 persen saham milik PT Indocopper Investama. Meski demikian kedua opsi akuisisi akan tetap dikaji sebagai bagian dari due diligence yang tengah dilakukan. Aburizal sendiri mengaku tidak mempermasalahkan jika Antam ternyata membeli saham milik Indocopper. "Kalau itu silahkan saja," tegasnya.
(qom/)











































