Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 05 Nov 2018 14:17 WIB

Harga Avtur Tinggi, Kerugian AirAsia Bengkak Jadi Rp 639 M

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Dok. AirAsia Foto: Dok. AirAsia
Jakarta - PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) melanjutkan kinerja buruknya. Rugi bersih perusahaan membengkak 50,49%.

Melansir keterbukaan informasi, Senin (5/11/2018), dalam periode Januari-September 2018 CMPP mengalami rugi bersih sebesar Rp 639,16 miliar. Angka rugi itu naik 50,49% dari rugi bersih di periode yang sama 2017 sebesar Rp 440,49 miliar.

Pendapatan usaha perusahaan sebenarnya turun tipis dari Rp 2,94 triliun di Januari-September 2017 menjadi Rp 2,90 triliun di periode Januari-September 2018.



Sayangnya beban usaha bersih perusahaan membengkak cukup besar, dari Rp 2,59 triliun menjadi Rp 3,66 triliun. Kenaikan beban usaha itu mayoritas lantaran pembengkakan biaya bahan bakar dari Rp 902 miliar menjadi Rp 1,22 triliun.

Total aset perusahaan sebenarnya meningkat dari posisi akhir 2017 sebesar Rp 3,09 triliun menjadi Rp 3,41 triliun di akhir September 2018. Sementara total liabilitas perusahaan naik dari Rp 3 triliun menjadi Rp 4 triliun.

(das/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com