Pemegang Saham Setujui Right Issue Bank Niaga
Kamis, 25 Agu 2005 15:10 WIB
Jakarta - PT Bank Niaga Tbk (BNGA) tinggal melakukan eksekusi atas rencana penawaran saham terbatas (right issue), karena pemegang saham telah menyetujui aksi korporasi tersebut.Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Niaga Tbk menyetujui rencana right issue sebanyak 3.970.987.908 saham seri B dengan nilai nominal Rp 50 dan harga penawaran Rp 330 per saham. Penawaran umum terbatas itu ditawarkan dengan rasio empat saham lama akan mendapat dua hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Sedangkan setiap dua HMETD akan melekat satu waran seri I yang diberikan sebagai pemanis. Jumlah waran seri I yang diterbitkan sebanyak 1.958.493.954. Demikian diungkapkan oleh Dirut PT Bank NIaga Tbk Peter B Stock, usai RUPSLB yang berlangsung di Hotel Crown, Jakarta, Kamis (25/8/2005). Perseroan menunjuk empat pembeli siaga jika nanti banyak pemegang yang tidak melaksanakan haknya. Keempat pembeli siaga akan membeli maksimal 30 persen saham Bank Niaga atau dengan rata-rata pembelian masing-masing maksimal sebesar 7,5 persen.Keempat pembeli siaga itu adalah PT CIMB Niaga Securities, PT Danareksa Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas dan PT Bahana Securities. Saham HMETD ini akan diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES) selama lima hari bursa mulai 9 September sampai 15 September 2005. Menurut Peter, pemegang saham mayoritas Commerce Asset Holding Berhad yang kini menguasai 60 persen saham perseroan, sudah menyatakan kesediaan untuk ambil porsinya. "Mereka katakan bersedia bersedia untuk mengabsorbsi 70 persen dari saham baru yang diterbitkan sekarang," katanya.Dana dari hasil right issue ini akan digunakan oleh Bank Niaga untuk memperkuat struktur permodalan.
(san/)











































