Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 15 Nov 2018 14:58 WIB

Caplok Operasional Sriwijaya, Saham Garuda Lompat 24%

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: (Afif/detikTravel) Foto: (Afif/detikTravel)
Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), melalui anak usaha PT Citilink Indonesia, mengambil alih pengelolaan operasional Sriwijaya Air Group yang terdiri dari maskapai Sriwijaya dan NAM Air pada Rabu (14/11) kemarin. Pasca aksi korporasi tersebut, saham Garuda Indonesia (GIAA) terpantau melonjak lebih dari 20% sepanjang hari ini.

Berdasarkan data RTI, Kamis (15/11/2018), harga saham GIAA naik 24% ke angka Rp 246. Peningkatan ini terpantau yang paling tinggi ke-3 untuk hari ini di bawah Super Energy (SURE) yang naik 24,67% dan Cottonindo Ariesta (KPAS) naik 24,47%.

Pergerakan saham Garuda cukup positif dalam satu bulan terakhir. Jika ditarik dalam 1 minggu terakhir, saham GIAA tercatat naik 20,59% dan dalam 1 bulan naik 19,42%. Namun secara year to date (ytd) terpantau turun 18%.


Seperti diketahui, Garuda melalui anak usahanya Citilink baru saja merealisasikan bentuk Kerjasama Operasi (KSO) dengan Sriwijaya Group. Adapun KSO tersebut ditandatangani pada 9 November 2018.

Nantinya, keseluruhan operasional Sriwijaya Group termasuk finansial akan berada di bawah pengelolaan dari KSO tersebut. Dengan demikian, Citilink diharapkan mampu memperluas segmen pasar, jaringan, kapasitas dan kapabilitasnya, serta mempercepat restrukturisasi penyelesaian kewajiban Sriwijaya Group.

Langkah ini merupakan langkah strategis sehingga secara langsung membantu sinergi Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Group dalam mengelola pangsa pasar penumpang angkutan udara hingga 51%.




Tonton juga 'Sandiaga Rela Jual Saham Saratoga Untuk Dana Kampanye':

[Gambas:Video 20detik]

(eds/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed