Beli Saham Publik, Sari Husada Tunggu Persetujuan Bapepam
Selasa, 30 Agu 2005 11:50 WIB
Jakarta - Pemegang saham mayoritas PT Sari Husada Tbk (SHDA) Royal Numico masih harus menunggu persetujuan Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) untuk membeli saham publik. Perseroan berencana membeli saham publik sebesar Rp 3.500 per saham."Numico tetap bersedia membeli saham Sahri Husada dari publik dengan harga Rp 3.500, namun tata cara pelaksanaan masih menunggu waktu dari Bapepam untuk berkonsultasi," kata Dirut SHDA Budi Satria Isman, dalam penjelasannya ke Bursa Efek Jakarta (BEJ), Selasa (30/8/2005).Pemegang saham publik Sari Husada akan diberi tawaran harga saham yang sama oleh Nutricia International BV (Royal Numico NV), seperti pembelian saham kepada Johnny Widjaja dan keluarga Widjaja lainnya senilai Rp 3.500 per saham.Numico telah membeli saham milik Johnny Widjaja yang merupakan pendiri PT Sari Husada Tbk sebesar 5 persen. Selain itu saham milik keluarga Widjaja lainnya salah satunya Robert Widjaja juga telah dibeli Numico sebesar 8,5 persen pada harga Rp 3.500 per saham.Saat ini Numico mengusai 94,8 persen persen saham PT Sari Husada Tbk. Sisanya publik sebesar 3,99 persen dan sebesar 1,21 persen dimiliki oleh direksi serta komisaris.Meski porsi saham publik sangat kecil, manajemen Sari Husada pernah menegaskan, bahwa perseroan tidak mempunyai rencana menjadi perusahaan tertutup (go private). Perseroan berencana menyelenggarakan rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 9 September 2005 dengan agenda pergantian direksi dan perubahan anggaran dasar. Perseroan juga masih menunggu hasil pemeriksaan Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) mengenai dugaan insider trading. Sampai pukul 11.05 waktu Jakarta Automatic Trading System (JATS) saham Sari Husada di BEJ stagnan dilevel Rp 3.075 per saham.
(qom/)











































