IHSG Kembali di Atas 1.000
Selasa, 30 Agu 2005 12:40 WIB
Jakarta - Setelah terus menerus didera panic selling, IHSG akhirnya mulai bergerak pada teritori positif. Namun mengingat nilai tukar rupiah yang belum juga menguat, pelaku pasar tetap pada posisi siaga.Pada penutupan perdagangan Selasa (30/8/2005) sesi I, IHSG kembali merangkak ke level 1.004,122, dengan mencatat naik 9,352 poin. Padahal pada awal perdagangan, IHSG sempat anjlok hingga 43,560 poin pada level 951,210. Namun seiring selanjutnya sejumlah sekuritas asing mulai mengambil posisi net buying, seperti UBS Securities, JP Morgan, CLSA Indonesia, Merryl Lynch. Lantai perdagangan pun kembali terlihat bergairah.Indeks LQ 45 naik 2,680 poin pada level 219,361. JII naik 1,181 poin pada level 168,666, MBX naik 2,966 poin pada level 273,290 dan DBX naik 0,191 di level 208,030.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi 18.558 kali pada volume 3.691.071 lot saham senilai Rp 1,130 triliun. Sebanyak 61 saham naik, 47 saham turun dan 254 saham stagnan.Saham-saham perbankan mendominasi posisi top gainer seperti Telkom (TLKM) naik Rp 75 menjadi Rp 4.850, BRI (BBRI) naik Rp 75 menjadi Rp 2.400, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 60 menjadi Rp 1.360, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 45 menjadi Rp 2.020, Bank Danamon (BDNM) naik Rp 25 menjadi Rp 4.125, Sedangkan saham yang masih turun harganya antara lain Astra International (ASII) turun Rp 250 menjadi Rp 9.350, Unilever (UNVR) turun Rp 150 menjadi Rp 4.275, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 100 menjadi Rp 15.000, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 20 menjadi Rp 1.650, Ciputra Development (CTRA) turun Rp 5 menjadi Rp 290.Sementara rupiah tercatat di level Rp 11.700 per dolar AS.
(qom/)











































