Rupiah Perkasa, IHSG Melesat Nyaris 2%

Rupiah Perkasa, IHSG Melesat Nyaris 2%

Dana Aditiasari - detikFinance
Kamis, 29 Nov 2018 17:25 WIB
Rupiah Perkasa, IHSG Melesat Nyaris 2%
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau. IHSG menguat pada pembukaan pagi ini dan bertahan hingga tutup perdagangan sore ini. Siang ini IHSG naik 87,936 poin (1,47%) ke 6.079.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah berada di level Rp 14.369.

Pada perdagangan pre-opening, IHSG menguat 39,493 poin (0,66%) ke 6.030,739. Indeks LQ45 naik 9,854 poin (1,03%) ke 964,019

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Membuka perdagangan, Kamis (29/11/2018), IHSG melanjutkan penguatan 75,087 poin (1,25%) ke 6.066,333. Indeks LQ45 juga naik 2,813 poin (0,29%) ke 963,508.

Pada perdagangan pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih betah di zona hijau ke 6.070,037 (1,32%). Indeks LQ45 juga masih menguat 17,546 poin (1,84%) ke 971,711.

Jeda siang ini IHSG masih mampu mempertahankan laju positifnya. IHSG menguat 87,936 poin (1,47%) ke 6.079,182 dan Indeks LQ45 menguat 18,302 poin (1,92%) ke 972,467.

Hingga akhir perdagangan sore ini, IHSG masih melaju positif. IHSG naik 115,922 poin (1,93%) ke 6.107,168. Indeks LQ45 menguat 23,496 poin (2,46%) ke 977,661.

Penguatan IHSG ditopang naiknya 10 saham sektoral sekaligus. Saham sektor konstruksi menguat paling signifikan sore ini sebesar 2,90%. Sebanyak 256 sham menguat, 139 saham melemah dan 124 saham stagnan.

Perdagangan saham sore ini terpantau ramai dengan frekuensi 516.724 kali transaksi sebanyak 11,7 miliar lembar saham senilai Rp 13,2 triliun.

Sementara itu indeks utama bursa Wall Street kompak ditutup dalam zona hijau pada perdagangan kemarin Rabu (28/11).

Indeks Dow Jones naik 2,50%, S&P menguat 2,30%, dan Nasdaq terangkat 2,95%. Penguatan indeks sejalan dengan rilisnya data ekonomi AS yang sesuai dengan perkiraan pelaku pasar.

GDP AS kuartal III-2018 tercatat sebesar 3,5% sesuai dengan ekspektasi, selain itu data Wholesale inventories bulan Oktober yang tumbuh 0,7% lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya menunjukkan adanya perbaikan atas permintaan AS. Selain itu adanya pidato dari Jerome Powell yang terkesan lebih dovish juga menjadi sentimen positif atas pergerakan indeks.

Sedangkan bursa saham Asia mayoritas bergerak positif sore ini. Berikut pergerakannya:
  • Indeks Nikkei 225 bertambah 85,580 poin ke 22.262,600
  • Indeks Hang Seng turun 231,531 poin ke 26.451,029
  • Indeks Komposit Shanghai menurun 34,300 poin ke 2.567,440
  • Indeks Strait Times naik 14,960 poin ke 3.109,440
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 1.600 ke Rp 42.100, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.125 ke Rp 83.525, Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 825 ke Rp 11.900 dan Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 750 ke Rp 26.200.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Pelat Timah Nusantara (NIKL) turun Rp 170 ke Rp 3.960, Bukaka (BUKK) turun Rp 100 ke Rp 1.800, Tifco Fiber (TFCO) turun Rp 95 ke Rp 480 dan Tunas Alfin (TALF) turun Rp 88 ke Rp 298. (dna/zlf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads