Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah melemah pagi ini. Dolar AS berada di level Rp 14.564.
Pada perdagangan pre opening, IHSG menguat 45,668 poin (0,75%) ke 6.173,518. Indeks LQ45 juga bertambah 11,409 poin (1,16%) ke 991,459.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pukul 09.05 JATS, IHSG menguat 58,591 poin (0,96%) ke 6.186,441. Indeks LQ45 naik 11,455 (1,17%) ke 991,372.
Jeda siang ini IHSG bergerak positif. IHSG menguat 43,371 poin (0,71%) ke 6.171,221. Indeks LQ45 juga bertambah 6,212 poin (0,633%) ke 986,262.
IHSG melanjutkan penguatan pada penutupan perdagangan sore hari ini. IHSG naik 62,793 poin (1,02%) ke level 6.190,643. Indeks LQ45 naik 7,949 (0,81%) ke 987,999.
Baca juga: IHSG Lanjutkan Penguatan di Jeda Siang |
Penguatan seluruh saham sektoral berhasil membawa IHSG melaju perkasa siang ini. Saham sektor konstruksi melesat paling tinggi mencapai 1,25%. Sebanyak 264 saham menguat, 126 saham melemah dan 120 saham stagnan.
Perdagangan saham hari ini berlangsung moderat dengan frekuensi perdagangan saham 381.034 kali transaksi sebanyak 21,8 miliar lembar saham senilai Rp 9,8 triliun.
Sementara itu indeks utama bursa Wall St ditutup rebound pada perdagangan Rabu (26/12). Indeks Dow Jones naik 4,98%, S&P menguat 4,96% dan Nasdaq terangkat paling besar yakni 5,84%. Penguatan ini terjadi setelah meredanya kekhawatiran pelaku pasar atas perekonomian AS.
Hal tersebut dikarenakan laporan penjualan selama liburan Natal tahun ini merupakan yang terkuat dalam beberapa tahun terakhir membuktikan daya beli yang masih sehat.
Sementara itu bursa saham Asia mayoritas bergerak hijau siang ini. Berikut pergerakannya:
- Indeks Nikkei 225 bertambah 3,55% ke 20.008,971
- Indeks Hang Seng naik 0,62% ke 25.811,471
- Indeks Komposit Shanghai naik 0,72% ke 2.516,640
- Indeks Strait Times menguat 1,52% ke 3.056,910
Sedangkan saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Supreme Cable Manufacturing (SCCO) turun Rp 400 ke Rp 8.700, AMB Investama (ABMM) turun Rp 375 ke Rp 1.865, Indofarma (INAF) turun Rp 350 ke Rp 5.650, dan Merck (MERK) turun Rp 280 ke Rp 4.400.
Baca juga: Dolar AS Melemah Tipis ke Rp 14.560 |











































