Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah melemah pagi ini. Dolar AS berada di level Rp 14.555.
Pada perdagangan preopening, IHSG menguat 9,654 poin (0,16%) ke 6.200,297. Indeks LQ 45 juga bertambah 2,412 poin (0,24%) ke 990,411.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Membuka perdagangan, Jumat (28/12/2018), IHSG melanjutkan penguatan 13,725 poin (0,22%) ke 6.204,368. Indeks LQ45 juga bertambah 2,749 poin (0,28%) ke 990,748.
Pada pukul 09.05 JATS, IHSG menguat 11,909 poin (0,19%) ke 6.202,552. Indeks LQ45 juga bertambah 2,473 poin (0,25%) ke 990,472.
Penguatan IHSG terus berlanjut ke jeda siang ini. IHSG tercatat naik 13,326 poin (0,22%) ke level 6.203,969. Indeks LQ45 naik 2,894 poin (0,29%) ke 990,893.
Sementara itu, indeks utama bursa saham AS ditutup dalam zona hijau pada perdagangan Kamis (27/12). Indeks Dow Jones naik 1.14%, S&P terangkat 0.86%, dan Nasdaq menguat terbatas sebesar 0.38%.
Menjelang akhir tahun, indeks utama bursa saham AS belum berhasil menguat signifikan seperti harapan pasar. Hal ini salah satunya dikarenakan pelaku pasar yang belum sepenuhnya yakin akan prospek perekonomian AS. Adapun
Sementara itu bursa saham Asia bergerak variatif pagi ini. Berikut pergerakannya:
- Indeks Nikkei 225 berkurang 0,64% ke 19.948,600
- Indeks Hang Seng turun 0,08% ke 25.459,400
- Indeks Komposit Shanghai naik 0,13% ke 2.488,670
- Indeks Strait Times menguat 0,13% ke 3.048,610
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Indofarma (Persero) Tbk (INAF) turun Rp 500 ke Rp 5.150, United Tractors (UNTR) turun Rp 325 ke Rp 27.275, Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) turun Rp 165 ke Rp 1.010, Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp 125 ke Rp 83.975. (das/ang)











































