Jokowi Tutup Perdagangan, IHSG Turun 2,5% di 2018

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 28 Des 2018 16:12 WIB
Foto: Muchlis Jr-Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menutup perdagangan saham tahun 2018. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, petinggi negara akan menutup perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

Jokowi menutup perdagangan saham dengan kondisi yang kurang menggembirakan. Sebab, kinerja pasar modal tercermin dalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebanyak 2,54% dibanding awal tahun.

Tercatat pada penutupan perdagangan di akhir 2017 IHSG berada di posisi 6.355. Sementara IHSG pada penutupan perdagangan tahun ini berada di posisi 6.194.

"Saya ingin sampaikan optimisme dan optimis terhadap perkembangan pasar modal yang kita miliki," kata Jokowi sebelum membunyikan lonceng tanda penutupan perdagangan saham tahunan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Sebagai tambahan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau hari ini. IHSG kompak dengan bursa Asia lainnya.


Pada perdagangan pre opening, IHSG menguat 9,654 poin (0,16%) ke 6.200,297. Indeks LQ 45 juga bertambah 2,412 poin (0,24%) ke 990,411

Kemudian, membuka perdagangan IHSG menguat 13,725 poin (0,22%) ke 6.204,368. Indeks LQ45 juga bertambah 2,749 poin (0,28%) ke 990,748.

Penguatan IHSG terus berlanjut ke jeda siang ini. IHSG tercatat naik 13,326 poin (0,22%) ke level 6.203,969. Indeks LQ45 naik 2,894 poin (0,29%) ke 990,893.

Di akhir perdagangan IHSG masih berada di zona hijau meski sempat memerah. Hari ini IHSG tercatat menguat tipis 3,856 (0,06%) ke posisi 6.194,499

(das/das)