Duit Hilang dan Terancam Dicerai

Kisah Pilu Nasabah Reksa Dana

Duit Hilang dan Terancam Dicerai

- detikFinance
Rabu, 07 Sep 2005 16:18 WIB
Jakarta - Hancurnya reksa dana menyisakan kisah memilukan. Seorang wanita yang diam-diam menginvestasikan dana pendidikan anaknya ke reksa dana harus gigit jari. Duit hilang, dan terancam dicerai.Sebut saja dia Santi, wanita cantik nasabah reksa dana BNI Securities, yang ditemui di kantor BNI Securities, Wisma BNI, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (7/9/2005). Santi bersama puluhan nasabah lainnya hari ini kembali menyerbu kantor BNI Securities untuk meminta kejelasan nasib investasinya.Santi yang bergaya bicara blak-blakan ini menceritakan kisah pilunya terkait investasi reksa dana sebesar Rp 100 juta. Dana itu diberikan oleh suaminya yang bekerja sebagai salesman untuk dana pendidikan anaknya yang berumur 2 dan 6 tahun."Saya bingung. Suami saya tahunya uangnya ditaruh di deposito. Sekarang sudah hilang 20 juta. Saya tidak tahu bagaimana harus menutup kekurangannya," ujar Santi yang mengaku tidak tahu soal seluk beluk reksa dana ini.Ia juga mengaku tidak tahu bahwa dana yang akan diinvestasikan itu bisa berkurang. Santi mencatat, pada bulan lalu saldo reksa dananya masih sebesar Rp 104 juta, namun kemarin dana itu tinggal Rp 82 juta. Wanita yang menjadi nasabah BNI cabang Kota ini mengaku dijanjikan oleh marketing uangnya tidak akan berkurang. "Saya tertarik karena orang marketing-nya bilang pasti untung. Saya ditunjukkan nilai bunganya yang selalu naik. Tidak dibilangin kalau modalnya bisa berkurang," ujarnya.Untuk menutup dananya yang hilang, Santi mengaku tengah mencari pinjaman ke sanak saudaranya. "Saya sampai cari pinjaman ke saudara untuk menutup Rp 20 juta ini," katanya sambil menunjukkan SMS dari kakak iparnya yang akan memberi talangan Rp 20 juta. "Untung kakak ipar saya baik. Kalau adiknya tahu pasti stres. Saya juga takut kalau suami saya tahu bisa diceraikan," ujarnya memelas.Seorang nasabah wanita lainnya juga mengaku menginvestasikan dananya tanpa sepengatahuan suaminya. Wanita paruh baya ini mengaku menginvestasikan dana sekitar Rp 200 juta yang merupakan dana pensiun suaminya. "Tapi sekarang sudah hilang sekitar Rp 40 juta. Saya hanya ikut-ikutan. Sebenarnya saya nggak ngerti soal NAB, saya cuma pantau perkembangan uang saya lewat SMS," ujar wanita tersebut dengan sedih.Sementara Thomas mengaku merasa tertipu dengan orang-orang marketing BNI Securities. Pihak marketing, menurut Thomas, sempat menjelaskan kenapa NAB-nya bisa turun drastis. Namun ia mengaku tidak mengerti penjelasan petugas marketing itu. Ketiga nasabah itu mengaku kapok berinvestasi di reksa dana dan akan menempatkan dananya dalam investasi yang lebih aman di bank lain. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads