4 Faktor yang Bikin Gubernur BI Pede Rupiah Perkasa di 2019

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 29 Jan 2019 11:40 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo optimistis nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat sepanjang 2019. Tren penguatan rupiah terjadi beberapa hari ini.

"Kami memandang bahwa nilai tukar rupiah ke depan stabil dan cenderung menguat," kata Perry di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019).

Perry menyebut, ada empat faktor yang menyebabkan nilai tukar rupiah diproyeksikan menguat di sepanjang 2019.

"BI memandang nilai tukar stabil dan cenderung menguat, ada empat faktor yang melandasi nilai tukar tadi," ujar dia.


Faktor pertama, kata Perry ketidakpastian global tingkatannya lebih lemah dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, kenaikan suku bunga The Fed diramal hanya dua kali.

"Karena kenaikannya hanya sebanyak dua kali, sehingga tingkat kenaikannya lebih rendah dari tahun sebelumnya," ujar dia.

Faktor kedua, tingkat kepercayaan investor terhadap kondisi perekonomian tanah air pun terus meningkat. Hal ini tergambar dari masuknya aliran modal asing sejak kuartal IV-2018.


Faktor ketiga, fundamental perekonomian Indonesia yang kuat. Kata Perry, hal ini dilihat dari pertumbuhan ekonomi yang baik, tingkat inflasi yang rendah, hingga defisit anggaran yang lebih rendah dari target.

Kemudian faktor keempat, mekanisme pasar yang semakin baik. Menurut Perry, mekanisme pasar ini yang mendukung stabilitas nilai tukar di tahun 2019. (hek/ara)