Transaksi Saham Tembus Rp 23 T, IHSG Menguat ke 6.464

Transaksi Saham Tembus Rp 23 T, IHSG Menguat ke 6.464

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 30 Jan 2019 17:15 WIB
Transaksi Saham Tembus Rp 23 T, IHSG Menguat ke 6.464
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan laju penguatan hingga menutup perdagangan sore ini. IHSG tutup di 6.464.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 14.115. Dolar AS cenderung menguat dibanding posisi kemarin yang berada di Rp 14.080.

Pada perdagangan pre opening, IHSG naik 8,929 poin (0,13%) ke level 6.445,409. Indeks LQ45 juga bertambah 1,06 poin (0,10%) ke 1.018,075.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT




Membuka perdagangan, Rabu (30/1/2019), IHSG melanjutkan penguatan 20,819 poin (0,323%) ke level 6.457,299. Indeks LQ45 naik 1,984 poin (0,19%) ke 1.017,153.

Jeda siang, IHSG masih berada di zona hijau dengan menguat 12,589 (0,20%) ke 6.449. Indeks LQ45 juga menguat 5,588 (0,55%) ke 1.021,105.

Menutup perdagangan sore ini IHSG menguat 27,70 poin (0,43%) ke 6.464,189. Indeks LQ45 menguat 8,027 poin (0,79%) ke 1.023,544.

Penguatan IHSG sore ini ditopang oleh posiyifnya laju 5 saham sektoral dipimpin penguatan saham sektor infrastruktur sebesar 1,38%. Sebanyak 199 saham menguat, 211 saham melemah dan 123 saham stagnan.

Perdagangan saham hari ini terpantau sangat ramai dengan frekuensi perdagangan saham 427.617 kali transaksi sebanyak 16,2 miliar lembar saham senilai Rp 23,8 triliun.

Perdagangan saham hari ini juga diwarnai crossing saham BTPN senilai R 14 T, serta aksi beli asing yang mencatat beli bersih mencapai Rp 304 miliar.

Sementara itu, bursa AS ditutup bercampur. Dow Jones ditutup 24.579,96 (+0,21%), NASDAQ ditutup 7.028,29 (-0,81%), S&P 500 ditutup 2.640,00 (-0,15%). Bursa saham AS ditutup bercampur dimana hanya index Dow Jones yang ditutup menguat.

Indeks saham lainya mengalami penurunan setelah saham Apple mengalami penurunan 1% karena antisipasi laporan keuangan Apple yang kurang baik setelah perusahaan memberikan outlook di tahun 2019 akan mengalami penurunan karena pasar China akan makin melemah.

Dengan demikian investor masih akan fokus pada 2 hal yaitu laporan keuangan FY2018 dan juga perkembangan US - China.

Perdagangan bursa saham Asia bergerak dua arah sore ini. Berikut pergerakannya:
  • Indeks Nikkei 225 turun 0,52% ke 20.556
  • Indeks Hang Seng bertambah 0,40% ke 27.642
  • Indeks Komposit Shanghai berkurang 0,72% ke 2.575
  • Indeks Strait Times melemah 0,42% ke 3.174
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya Unilever Indoensia (UNVR) naik Rp 1.475 ke Rp 49.075, Asuransi Bina Dana (ABDA) naik Rp 640 ke Rp 4.290, Citra Putra (CLAY) naik Rp 285 ke Rp 1.440 dan Delta Djakarta (DLTA) naik Rp 275 ke Rp 5.875.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya Indocement (INTP) turun Rp 800 ke Rp 19.175, Bayan Resources (BYAN) turun Rp 500 ke Rp 18.300, Sinarmas (SMMA) turun Rp 400 ke Rp 8.000 dan Pool Advista (POOL) turun Rp 360 ke Rp 4.690. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads