Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 01 Feb 2019 12:58 WIB

BTPN Gabung dengan Sumitomo Mitsui, Apa Rencana Selanjutnya?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Ardan Adhi Chandra Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI) memiliki sejumlah rencana pasca melebur (merger) menjadi PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN). Bank BTPN akan tetap mempertahankan segmen bisnis yang sudah ada, lalu merambah ke segmen bisnis baru.

Direktur Utama Bank BTPN Ongki Wanadjati Dana menerangkan, selama ini BTPN fokus pada bisnis pensiunan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta digital melalui Jenius dan BTPN Wow!. Sementara, SMBCI fokus pada segmen korporasi.

"BTPN baru memiliki potensi mengembangkan segmen pasar yang belum kami sentuh," katanya di Menara BTPN Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Dia bilang, Bank BTPN akan menyasar segmen baru yakni segmen komersial dan ritel.

"Seperti segmen korporasi menengah, dan usaha kecil menengah yang lebih dikenal segmen komersial, dan mengembangkan cakupan bisnis ritel," ungkapnya.


Dia mengatakan, dengan penggabungan ini maka kemampuan permodalan perusahaan semakin besar. Apalagi, perusahaan kemudian masuk dalam 10 bank dengan aset terbesar.

Meski begitu, Ongki belum menjelaskan secara rinci target penyaluran kredit usai penggabungan tersebut.

"Buat kami gini aja, kita kan masuk 10 besar, kami tetap di 10 besar dan malah mungkin lebih baik. Dengan demikian kita pasti haerus tumbuh sesuai rata-rata bank di level itu. Inline with industry," ujarnya.

Sementara itu, usai melebur jadi Bank BTPN aset perusahaan tercatat Rp 189,9 triliun. Kepemilikan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) atas Bank BTPN menjadi 97,34%. Adapun susunan direksi dan komisaris perusahaan sebagai berikut:

Komisaris
1. Mari Elka Pangestu
2. Chow Ying Hoong
3. Takeshi Kimoto
4. Ninik Herlani Masli Ridhwan


Direksi
1. Ongki Wanadjati Dana
2. Kazuhisa Miyagawa
3. Dini Herdini
4. Yasuhiro Daikoku
5. Henoch Munandar
6. Adrianus Dani Prabawa
7. Hiromichi Kubo
8. Merisa Darwis. (fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed