Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sore ini menguat ke level Rp 14.045.
Pada perdagangan pre opening, IHSG naik ke level 6.445,179. Indeks LQ45 juga bertambah 4,58 poin (0,45%) ke 1.013,399.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pukul 09.05 waktu JHTS, IHSG melanjutkan penguatan dengan naik 23,60 poin (0,36%) ke level 6.449,93. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,77 poin (0,37%) ke level 1.012,567.
Menutup sesi I, IHSG naik 11,98 poin (0,19%) ke level 6.438,312. Sedangkan indeks LQ45 turun 0,02 poin (0,00%) ke 1.008,794.
Pada sore hari, IHSG turun 7,2 poin (0,11%) ke level 6.419,116. Sedangkan indeks LQ45 turun 4,6 poin (0,46%) ke level 1.004,176.
Perdagangan saham ditransaksikan 484.557 kali dengan nilai Rp 9,6 triliun. Sebanyak 218 saham menguat, 208 saham turun dan 117 saham stagnan.
Baca juga: Perdagangan Sepi, IHSG Naik Tipis ke 6.438 |
Sementara itu, bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup 25,425.11 (+1.49%), NASDAQ ditutup 7,414.62 (+1.46%), S&P 500 ditutup 2,744.73 (+1.29%).
Perhatian pasar terpusat pada perundingan dagang AS-China. Kedua negara memulai pembicaraan dengan melakukan pertemuan tingkat wakil menteri senin sebelum pertemuan tingkat tinggi diadakan kamis dan jumat pekan ini.
Selain itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan akan mempertimbangkan untuk memperpanjang tenggat waktu untuk menaikkan bea impor bila AS dan China dapat segera mencapai kesepakatan dagang. Hal ini direspon cukup positif oleh pasar.
Perdagangan mayoritas bursa saham Asia mayoritas bergerak di zona hijau sore ini. Berikut pergerakannya:
Indeks Nikkei 225 naik 1,34% ke 21.144,48
Indeks Hang Seng naik 1,16% ke 28.497,59
Indeks Komposit Shanghai naik 1,8% ke 2.721,07
Indeks Strait Times naik 1,36% ke level 3.244,77
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.800 ke Rp 82.575, Bayan Resources (BYAN) naik Rp 900 ke Rp 18.900, Inti Bangun (IBST) naik Rp 600 ke Rp 8.900, dan Adira Dinamika (ADMF) naik Rp 425 ke Rp 10.325.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya ialah Lippo General Insurance (LPGI) turun Rp 340 ke Rp 3.960, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 250 ke Rp 21.150, Bank Negara Indonesia (BBNI) turun Rp 250 ke Rp 8.650.
Baca juga: Modal Rp 500 Ribu Bisa Jadi Barista |











































