Komatsu Pertahankan Bisnis di RI Meski Telah Delisting

Komatsu Pertahankan Bisnis di RI Meski Telah Delisting

- detikFinance
Jumat, 16 Sep 2005 10:33 WIB
Jakarta - Perusahaan alat berat, Komatsu Ltd, berkomitmen untuk mempertahankan bisnisnya di Indonesia meski telah keluar dari Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan mengubah status perusahaan menjadi tertutup (go private).Komatsu Ltd Jepang menguasai 68,41 persen saham di PT Komatsu Indonesia Tbk (KOMI). Emiten ini telah menyampaikan rencana delisting dan go private kepada BEJ.Keputusan untuk delisting dan go private karena mengikuti kebijakan global yang diambil oleh induk perusahaannya, Komatsu Ltd."Direksi perusahaan telah menerima surat dari Komatsu Ltd yang menyatakan komitmennya untuk mempertahankan keberadaannya di Indonesia," kata Sekretaris Perusahaan Bambang Haryanto dalam pengumuman kepada publik, Jumat (16/9/2005).Bambang menjelaskan, delisting dan go private bukan upaya untuk menarik investasinya dari Indonesia. "Usulan go private tidak akan mengakibatkan berkurangnya investasi Komatsu Ltd di Indonesia," kata Bambang. KOMI akan mengadakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 21 September 2005 untuk meminta persetujuan delisting dan go private kepada pemegang saham.RUPS tersebut harus dihadiri 75 persen pemegang saham independen dan harus disetujui lebih dari 50 persen dari total pemegang saham independen. Kepemilikan saham publik (pemegang saham independen) di KOMI sekitar 26,59 persen yang mewakili 600 pihak. Sedangkan PT United Tractors Tbk (UNTR) memiliki saham sebesar 5 persen.Untuk pembelian saham publik, perseroan menawarkan harga sebesar Rp 8.500 per saham. Jika rapat berjalan mulus, maka pada akhir tahun ini KOMI akan resmi keluar dari BEJ. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads