Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah siang ini berada di level Rp 14.035.
Pada perdagangan pre opening, IHSG turun 2,21 poin (0,03%) ke 6.510,57. Indeks LQ45 juga berkurang 0,51 poin (0,05%) ke 1.018,814.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pukul 09.06 waktu JATS, IHSG kembali melemah dengan turun 0,5 poin ke level 6.512,282. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,2 poin (0,18%) ke 1.017,545.
Hingga sesi I berakhir, IHSG naik 4,26 poin (0,06%) ke level 6.517,04. Sedangkan indeks LQ45 turun 0,15 poin (0,01%) ke 1.019,181.
Perdagangan saham ditransaksikan 237.770 kali dengan nilai Rp 4,2 triliun. Sebanyak 203 saham menguat, 175 saham turun dan 136 saham tak berubah.
Penguatan IHSG diwarnai menghijauhnya tujuh sektor saham. Saham sektor agrikultur naik paling tinggi sedangkan industri campuran turun paling tinggi.
Baca juga: BI Tahan (Lagi) Bunga Acuan? |
Sementara itu, indeks utama bursa saham AS ditutup dalam teritori positif pada perdagangan Rabu (20/02). Dow Jones naik 0.24% ke level 25,954, S&P menguat 0.18% dan Nasdaq flat dengan pergerakan terbatas 0.03% ke level 7,48.
Saham AS berakhir lebih tinggi pada hari Rabu setelah risalah dari FOMC yang menegaskan kembali bahwa bank sentral AS akan "sabar" sehubungan dengan kenaikan suku bunga lebih lanjut. Di mana Presiden The Federal Reserve John Williams mengatakan bahwa bank sentral AS tidak perlu menaikkan suku bunga lagi, kecuali pertumbuhan ekonomi atau inflasi bergeser lebih tinggi secara tak terduga.
Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak positif siang ini. Berikut pergerakannya:
- Indeks Nikkei 225 naik 0,43% ke 21.523,75
- Indeks Hang Seng bertambah 0,64% ke 28.696,96
- Indeks Komposit Shanghai naik 0,74% ke 2.781,63
- Indeks Strait Times turun 0,11% ke 3.281,86
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Map Aktif Adiperkasa (MAPA) naik Rp 400 ke Rp 5.650, Indo Tambangraya naik Rp 375 ke Rp 22.350, Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 300 ke Rp 6.500, dan Pembangunan Jaya (PJAA) naik Rp 240 ke Rp 1.500.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya ialah Gudang Garam (GGRM) turun Rp 675 ke Rp 83.025, Multi Bintang (MLBI) turun Rp 500 ke Rp 17.400, Alkindo (ALDO) turun Rp 425 ke Rp 1.475.
Baca juga: Dolar AS Pagi Ini Tekuk Rupiah ke Rp 14.060 |











































