IPO Excel Raup Dana Rp 2,885 T
Selasa, 20 Sep 2005 11:19 WIB
Jakarta - Penawaran perdana saham (Initial Public Offering/IPO) PT Excelcomindo Pratama Tbk akan menghimpun dana sebesar Rp 2,885 triliun. Jumlah tersebut sesuai dengan penawaran harga saham yang telah ditetapkan sebesar Rp 2.000 per saham.Saham yang dilepas ke publik sebanyak 1.427.500.000 saham atau setara dengan 20 persen jumlah saham perseroan dengan nilai nominal rp 100 per saham.Dalam prospektusyang dipublikasikan Selasa (20/9/2005), Exelcom telah mendapat persetujuan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) pada 16 September 2005. Perseroan akan melakukan masa penawaran saham 21-23 September 2005 dan masa penjatahan 27 September 2005. Tanggal pengembalian uang pemesanan serta distribusi saham secara elektronik dijadwalkan 28 September 2005. Sedangkan pencatatan saham di Bursa Efek Jakarta (BEJ) 29 September 2005.Dana dari hasil IPO sebesar 50 persen digunakan untuk membiayai pembangunan BTS (Base Tranceiver Station) di Pulau Jawa, Bali, Lombok, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. Sekitar 28 persen digunakan untuk membayar utang jangka pendek kepada Bank of Tokyo-Mitsubishi Ltd, Bank ABN AMRO dan JP Morgan Chase Bank,N.A.Selain itu juga digunakan untuk membiayai pembangunan transmisi untuk memperluas jaringan perusahaan sebesar 12 persen. Serta sekitar 10 persen untuk membiayai pembelian dan pemasangan peralatan MSC dan BSC.Setelah IPO komposisi pemegang saham perusahaan adalah PT Telekomindo Primabhakti 48 persen dari sebelumnya sebesar 60 persen. AIF (Indonesia) Ltd sebesar 10 persen dari sebelumnya 12 persen, Indocel Holding Sdn Bhd sebesar 22 persen dari sebelumnya 27 persen dan publik sebesar 20 persen.Namun setelah 30 hari penawaran umum akan terjadi pengalihan saham pendiri ke TM International (L) Limited atau Indocel Holding Sdn Bhd atau pihak terafiliasinya dari PT Telekomindo Primabhakti sebesar 32 persen. Sehingga kepemilikan PT Telekomindo Primabhakti hanya tersisa 16 persen.Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT CIMB Niaga Securities dan PT GK Goh Indonesia. Sejumlah sekuritas juga membantu penjualan saham ini yaitu PT Bahana Securities, PT Mandiri Sekuritas, PT Republic Securities, PT Danawibawa Arthacemerlang, PT Danatama Makmur dan PT Pratama Capital Indonesia.
(ir/)











































