Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 28 Feb 2019 15:07 WIB

Gubernur BI Ramal Rupiah Semakin Kuat Tinggalkan Rp 14 Ribu

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Fuad Hasim Foto: Fuad Hasim
Jakarta - Bank Indonesia (BI) yakin nasib nilai tukar rupiah tahun ini akan lebih baik. Bahkan diprediksi dolar AS akan kembali di bawah Rp 14.000.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, BI akan selalu berupaya menjaga keseimbangan nilai tukar di tengah gejolak perekonomian global. Salah satu upaya yang telah dilakukan dengan menaikkan suku bunga acuan sebanyak 7 kali tahun lalu.

"Tahun lalu kita mengkalibrasi yang paling baik, oleh karena itu mengapa kami naikkan 175 bps," ujarnya dalam acara Economic Outlook 2018 yang diselenggarakan CNBC Indonesia di Hotel Westin, Jakarta, Kamis (28/2/2019).


Menurut Perry, langkah yang telah diambil BI itu terbukti cukup ampuh menahan gejolak nilai tukar. Buktinya dolar AS hari ini sudah mendekati Rp 14.000.

"Alhamdulillah dengan itu dan juga kebijakan pemerintah, kurs kemudian dari Rp 14.500 sekarang alhamdulillah Rp 14.000," tambahnya.


Dengan mempertahankan strategi itu, Perry yakin nilai tukar rupiah tahun ini akan semakin membaik. Bahkan dia yakin dolar AS bisa kembali di bawah Rp 14.000 tahun ini. Sebab pada kuartal IV 2018 terjadi masuknya dana asing yang cukup besar.

"Kemudian ini juga bisa di bawah Rp 14.000. Aliran modal asing masuk kuartal 4 capai Rp 15 triliun," ucapnya. (das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed