Minyak Naik, IHSG Anjlok 11 Poin

Minyak Naik, IHSG Anjlok 11 Poin

- detikFinance
Selasa, 20 Sep 2005 16:36 WIB
Jakarta - Sentimen negatif atas naiknya kembali harga minyak dunia di level US$ 67 per barel, membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 11 poin pada level 1.055,591.Pelaku pasar mengkhawatirkan kenaikan harga minyak akan membuat biaya impor minyak Indonesia bertambah yang bisa berdampak pada melemahnya kembali rupiah. Tipisnya volume transaksi saham juga membuat indeks rentan penurunan yang dipicu aksi ambil untung saham-saham blue chip seperti Telkom.Indeks LQ-45 turun 2,802 poin pada level 230,677, Jakarta Islamic Index (JII) turun 2,487 poin pada level 178,597, Main Board Index (MBX) turun 3,219 pada level 286,857, Development Board Index (DBX) turun 1,346 poin pada level 220,527.Perdagangan di pasar reguler relatif mencatat transaksi sebanyak 11.458 kali, pada volume 1.715.357 lot saham, senilai Rp 888,293 miliar. Sebanyak 20 saham naik, 90 saham turun dan 254 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top looser antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 250 menjadi Rp 9.900, Bank Danamon (BDMN) turun 200 menjadi Rp 4.125, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 5.200, Indosat (ISAT) turun Rp 100 menjadi Rp 5.200, Gajah Tunggal (GJTL) turun Rp 40 menjadi Rp 570, Sedangkan saham yang naik harganya di top gainer antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 50 menjadi Rp 10.600, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 50 menjadi Rp 17.250, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 25 menjadi Rp 3.475, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 10 menjadi Rp 850 dan Bakrie & Brother (BNBR) naik Rp 5 menjadi Rp 95. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads